Home / MANOKWARI / Papua Barat

Minggu, 23 Juni 2024 - 10:10 WIB

Pemuda Masjid Ramaikan Pembukaan Pesparawi XIV di Sorong Lewat Pertunjukan Rebana dan Hadrat 

SORONG, Kumparanpapua.com – Momen menarik terjadi pada Pembukaan Pesparawi XIV Se-Tanah Papua tingkat Papua Barat dan Papua Barat Daya. Hal itu nampak terlihat saat pemuda masjid turut meramaikan suasana lewat tabuhan rebana dan pertunjukan hadrat, Sabtu (22/6/2024).

Tak hanya itu, mereka juga nampak ikut dalam parade musik berkolaborasi dengan tiupan terompet dari umat Kristiani dan tabuhan tambur sambil menaikan nyanyian “Dalam Tuhan Kita Bersaudara”.

Salah satu remaja masjid bahkan menyebut, toleransi di Tanah Papua sangat tinggi, itu terlihat ketika mereka turut diundang untuk meramaikan pembukaan Pesparawi yang dihadiri ribuan orang.

Baca Juga :  Pangdam XVIII/Kasuari Baru Tiba di Manokwari, Pemkab Siap Perkuat Sinergi Pembangunan

Hal ini kemudian mendapat pujian dari musisi Papua yang terkenal, Edo Kondologit. Ia menyebut tali persaudaraan yang luar biasa di Tanah Papua merupakan satu anugerah terindah.

“Kita hadir bersama-sama disini, semua berjalan bersama tanpa memandang perbedaan suku, ras dan agama,” ucap Edo.

Hal senada juga disampaikan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad. Menurutnya, harmoni yang indah harus dimaknai dan ditunjukan lewat Pesparawi XIV Se-Tanah Papua Tingkat Papua Barat dan Papua Barat.

Baca Juga :  PLN dan Kejati Papua Barat Teken MoU, Kawal Proyek Strategis Nasional di Papua

“Mari kita selalu kedepankan kemajemukan kita. Perbedaan adalah kodrat yang tidak bisa dihindari. Perbedaan adalah suatu keniscayaan. Tetapi lewat iven keagamaan seperti ini, menjadi sarana dan instrumen untuk meningkatkan hubungan toleransi antar umat beragama,” ucap Muhammad Musa’ad.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Papua Barat Luksen Jems Mayor menegaskan, semua umat beragama yang ada di Papua Barat dan Papua Barat Daya wajib menjunjung tinggi nilai-nilai bhinneka tunggal Ika, menjunjung tinggi toleransi, menolak kekerasan atas nama agama dan juga menghargai martabat budaya daerah. (Red/Rls)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Tokoh Agama Imbau Warga Manokwari Jaga Kambtibnas Jelang Hari Kemerdekaan RI dan Pilkada Serentak

MANOKWARI

Lepas Jenazah Bastian Salabai, Bupati Manokwari: Beliau Pemimpin Penuh Dedikasi

MANOKWARI

Seminar Budaya Nasional TOLABEMA: Tongkonan dan Kaki Seribu Jadi Simbol Persatuan dan Kearifan Lokal

MANOKWARI

Resmi, Komisi XIII DPR Setujui Pemberian Kewarganegaraan RI kepada Dion Markx, Tim Geypens, dan Ole Romenij

MANOKWARI

Tingkatkan SDM Pemandu Wisata City Tour d Kabupaten Manokwari Yayasan Perempuan Maju Kreatif Gelar Pelatihan

MANOKWARI

Pemerintah Pusat Kucurkan Rp100 Miliar untuk Pembangunan Manokwari

MANOKWARI

Awal Modernisasi Pasar Sanggeng Dimulai, Ditargetkan Rampung Juli 2024

MANOKWARI

Dekranas Tekankan Pentingnya Kemasan dan Digital Marketing bagi UMKM Papua Barat