Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:46 WIB

Anggota DPR RI Obet Rumbruren Tekankan Pengawasan Ketat dan Integritas dalam Program Makan Bergizi Gratis

MANOKWARI, Kumparanpapua.com  – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi disosialisasikan sebagai inisiatif prioritas pemerintah untuk membangun generasi unggul di Indonesia. Acara sosialisasi ini dilaksanakan di Molas Cafe, Reremi Puncak, Manokwari pada Sabtu, (9/5).

Sosialisasi program strategis nasional tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Obet A Rumbruren, bersama Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Manokwari, Dianto Pongtengko, S.H., serta ratusan peserta undangan yang sudah menantikan sejak lama program MBG.

Pada kesempatannya, Obet A Rumbruren menyatakan dukungan penuh terhadap program ini namun memberikan catatan kritis terkait implementasi di lapangan. Ia menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kejujuran para pengelola.

Baca Juga :  Pertemuan Strategis: Manokwari dan Tiongkok Bahas Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

“Program ini perlu didukung penuh, namun dengan catatan pengawasan yang sangat ketat karena adanya temuan ketidakamanahan di lapangan,” tegas Obet A Rumbruren.

“Banyak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai lebih mementingkan keuntungan pribadi atau yayasan. Diperlukan pengelola yang memiliki jiwa sosial, bukan sekadar mencari profit.” tambahnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga standar keamanan pangan untuk menghindari kasus keracunan makanan.

“Komposisi gizi harus rutin diperiksa agar kualitas makanan tidak dikorbankan demi keuntungan. Bahan baku harus disimpan pada suhu yang tepat dan tidak boleh disimpan terlalu lama.” tukasnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Saat ini Mengikuti Materi Oleh Dua Mentri Pada Kegiatan Retreat Pembekalan Kepala Daerah

Peran DPR RI dan Asta Cita

Program MBG ini sejalan dengan misi Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), kesehatan, dan kesetaraan. Dalam hal ini, DPR RI menjalankan peran vital dalam menyetujui anggaran negara, memberikan rekomendasi, serta melakukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Sebagai penutup, program ini diharapkan menjadi instrumen efektif dalam memutus rantai masalah gizi di Indonesia dan menciptakan pemerataan akses makanan layak bagi anak-anak di daerah yang belum terjangkau. (KP/Rls)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

OJK Manokwari Perkuat Literasi Keuangan Syariah Lewat Edukasi dan Berbagi Takjil

MANOKWARI

Tanggapi DPRD, Bupati Hermus Beberkan Urgensi Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

MANOKWARI

Pilkada 2024, Komnas HAM Harap Kelompok Rentan Mendapatkan Sosialisasi 

MANOKWARI

Kemenkum Papua Barat Sosialisasikan Layanan Apostille kepada Mahasiswa Universitas Caritas Indonesia

MANOKWARI

Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Hutan Anggori Desak Aparat Tangkap Pelaku

MANOKWARI

Universitas Caritas Indonesia Gelar Dies Natalis Ke – 22 Tahun Dirangkaikan Dengan Penutupan PKKMB TA 2024/2025

MANOKWARI

DPRPB Kantongi Sejumlah Nama Untuk Diusulkan Ke Mendagri 

MANOKWARI

Peringati Hari Lahir Pancasila Ke-78 Tahun 2023, DPD-PDIP Papua Barat Gelar Sejumlah Kegiatan