Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:32 WIB

86 Mahasiswa S1 Manajemen UNCRI Ikuti Yudisium Periode II

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) menggelar Yudisium Sarjana Ekonomi Program Studi S1 Manajemen Periode II Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Ballroom Hotel Oriestom, Jalan Rendani, Kabupaten Manokwari, Selasa (11/8/2026).

Sebanyak 86 mahasiswa Program Studi S1 Manajemen dinyatakan mengikuti yudisium pada periode tersebut.

Kegiatan yudisium diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) yudisium oleh pihak Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCRI.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan laporan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCRI, Manuel Lambi, Dalam laporannya, Manuel menyampaikan sejumlah hal berkaitan dengan pelaksanaan yudisium serta proses akademik yang telah dilalui para mahasiswa hingga dinyatakan menyelesaikan pendidikan pada Program Studi S1 Manajemen.

Sementara itu, Rektor UNCRI, Prof. Dr. Robert K.R. Hammar, S.H., M.Hum., M.M., CLA , dalam sambutannya berpesan kepada para lulusan agar tidak hanya mengandalkan nilai akademik atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) setelah menyandang gelar sarjana.

Baca Juga :  Sambut kedatangan jamaah haji kloter 25 Papua Barat di Makassar, Wakil Bupati Manokwari apresiasi Panitia Haji : Proses pemulangan jamaah berjalan lancar

Menurutnya, keberhasilan seorang sarjana tidak cukup hanya diukur dari tingginya IPK, tetapi juga harus didukung dengan keterampilan, kemampuan berkomunikasi, kemampuan membangun relasi, serta jaringan yang baik dengan orang lain.

“ Kita kuliah tidak menjamin dengan IPK tinggi. IPK tinggi itu penting, tetapi tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan skill, kemampuan bergaul dengan orang lain, komunikasi, dan juga jaringan,” pesan Rektor.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk terus fokus mengembangkan diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

Baca Juga :  Pemprov Papua Barat Dorong Digitalisasi Administrasi Kependudukan Lewat Sosialisasi IKD di Manokwari

Rektor berpesan agar gelar sarjana yang telah diperoleh tidak membuat para lulusan menjadi pribadi yang sombong. Sebaliknya, gelar tersebut harus menjadi bekal untuk memiliki keberanian, intelektualitas, serta sikap bijaksana dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.

“Kalau sudah menjadi sarjana, jangan sombong. Jadilah sarjana yang berani, memiliki intelektual yang tinggi dan bijaksana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa UNCRI akan melaksanakan wisuda pada 22 Agustus 2026 . Pada kesempatan tersebut, para lulusan juga akan menerima ijazah asli secara langsung.

Yudisium ini menjadi salah satu tahapan penting bagi 86 mahasiswa S1 Manajemen UNCRI sebelum mengikuti prosesi wisuda dan secara resmi menyandang gelar akademik sebagai sarjana. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Yosias Saroy Tegaskan Komitmen Membenahi KONI Papua Barat Berbasis Anak Adat

MANOKWARI

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Kerjasama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Kunker Ke Manokwari

MANOKWARI

Bupati dan Ketua TP-PKK Manokwari Raih Penghargaan Bergengsi di Indonesia People’s Choice Awards 2025

MANOKWARI

Raih WDP, DPRD Dorong Pemda Manokwari Menata Kebījakan Pembangunan di Tahun 2024 dan Fokus Pemulihan Ekonomi

MANOKWARI

Calon DPD Lamek Dowansiba Unggul di Dapil 2 Papua Barat dengan Perolehan Suara 36.945

MANOKWARI

Sosialisasi Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilu 2024, KPU Papua Gelar FGD 

MANOKWARI

Gedung Kejaksaan Tinggi Papua Barat Diresmikan

MANOKWARI

Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Banjir Wosi Disalurkan Pemprov Papua Barat