Home / MANOKWARI / Papua Barat

Senin, 13 Januari 2025 - 20:48 WIB

Bupati Hermus Tegaskan Larangan ASN Pemkab Manokwari Pindah Tugas Tanpa Izin

MANOKWARI  , Kumparanpapua– Bupati Manokwari, Hermus Indou, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 199 yang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari untuk memindahkan tugas ke daerah lain tanpa persetujuan Bupati.

Surat edaran tersebut menegaskan bahwa pemindahan ASN antar instansi hanya dapat dilakukan dengan izin resmi dari Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Surat edaran ini bertujuan untuk mencegah perpindahan ASN dari Pemkab Manokwari ke pemerintah kabupaten lain maupun pemerintah provinsi,” bunyi pernyataan dalam SE tersebut.

Kebijakan ini Merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Menpan-RB Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi ASN, serta Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi. Dalam aturan tersebut, standar kompetensi jabatan menjadi syarat utama, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang dapat diukur, diukur, dan dikembangkan.

Baca Juga :  Densus 88 dan Bupati Manokwari Perkuat Sinergi Tangkal Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Bupati Hermus juga menekankan bahwa proses Mutasi ASN harus mempertimbangkan analisis jabatan, analisis beban kerja, dan formasi kebutuhan pegawai. Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib mendapatkan persetujuan Bupati sebelum memberikan rekomendasi kepada ASN yang akan pindah.

“Mulai 1 Desember 2024, pimpinan OPD tidak diperbolehkan memberikan rekomendasi untuk mutasi ASN dari Pemkab Manokwari ke instansi daerah atau pusat tanpa persetujuan Bupati,” tegas Hermus.

Dalam edaran tersebut, Bupati Hermus juga mengungkapkan bahwa terdapat ASN yang telah dilantik dan diangkat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat tanpa mendapat rekomendasi dari Pemkab Manokwari.

Baca Juga :  Hermus Dorong Sinergi Pemprov–Pemkab Urus Izin Lahan Tambang, Soroti Ancaman Aktivitas Ilegal

“Hasil evaluasi menunjukkan adanya ASN yang tidak menjaga integritas, tidak loyal, serta terlibat dalam tindakan yang merongrong wibawa Pemkab Manokwari. Kami sedang mempertimbangkan untuk memberikan sanksi tegas kepada ASN tersebut,” jelas Hermus.

Bupati Hermus menambahkan bahwa ASN yang layak direkomendasikan untuk melaksanakan mutasi ke  Pemerintah Provinsi Papua Barat adalah mereka yang berintegritas, berprestasi, loyal, dan berprestasi tinggi.

“Hal ini juga bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi dan sinergi antara Pemkab Manokwari dan Pemerintah Provinsi Papua Barat, serta menyelesaikan anomali data kepegawaian,” ujar Hermus.

Sebagai penutup, Hermus meminta Pejabat Gubernur Papua Barat untuk tidak mengangkat, melantik, atau menerima ASN dari Pemkab Manokwari tanpa izin resmi dari Bupati Manokwari. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Koperasi Desa dan MBG Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kampung di Manokwari

MANOKWARI

Kejati Papua Barat Gelar Temu Akrab Bersama Insan Pers

MANOKWARI

Ojk Tindak Praktik Penagihan Melanggar Hukum Dan Panggil Indosaku

MANOKWARI

Dirlantas Polda Papua Barat : Operasi Keselamatan Mansinam 2026 untuk Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

MANOKWARI

Bupati Manokwari Lantik Panitia Pemilihan dan Pengawas MRPB Kabupaten Manokwari Periode 2023-2028

MANOKWARI

Kadis Perindagkop Manokwari Tegaskan Los Penjualan Bukan Untuk Disewakan

MANOKWARI

Jelang HUT RI Ke – 79 Tahun 2024 PARJAL Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kambtibmas

MANOKWARI

Rotasi Pejabat Eselon II Manokwari, Hermus Indou Tekankan Kinerja, Inovasi, dan Loyalitas