Home / MANOKWARI / Papua Barat

Senin, 10 Maret 2025 - 09:55 WIB

Bupati Hermus: Efisiensi Anggaran Sebabkan Pemangkasan Dana dan Tenaga Non ASN di Manokwari

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat akan berimbas pada pengurangan alokasi dana serta pemangkasan tenaga Non-Aparatur Sipil Negara (Non ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran merupakan kebijakan nasional yang diterapkan oleh Presiden Republik Indonesia, tidak hanya pada kementerian dan lembaga, tetapi juga kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

“Kebijakan efisiensi ini berdampak luas pada seluruh aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, termasuk pengurangan alokasi pendanaan dari pemerintah pusat kepada seluruh daerah,” ungkap Hermus.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Kabupaten Manokwari mengalami pemotongan anggaran dari beberapa sumber pendanaan seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Secara akumulatif, pemotongan ini mencapai lebih dari Rp60 miliar. Tentu saja, hal ini sangat memengaruhi kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kebersamaan Menguat di Biryosi, Peringatan May Day Diisi Aksi Sosial

Hermus menegaskan bahwa kebijakan ini harus dijalankan tanpa tawar-menawar. “Suka tidak suka, sebagai bagian dari struktur pemerintahan nasional, kita harus melaksanakan kebijakan ini. Mari kita hormati pemimpin kita, termasuk Bapak Presiden, dan lakukan efisiensi di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manokwari belum bisa segera disertai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Hal ini dilakukan untuk menghindari pelaksanaan kegiatan yang anggarannya telah dipangkas namun tetap berjalan, yang bisa menimbulkan masalah seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni terbitnya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang tidak dapat dibayarkan.

“Oleh karena itu, dalam waktu satu minggu ke depan, saya akan menugaskan Bappeda dan Dinas Keuangan untuk melakukan penyesuaian anggaran atau revisi APBD. Kita juga akan terus berkoordinasi dengan DPRK Kabupaten Manokwari agar revisi ini berjalan lancar dan menghasilkan APBD yang berkualitas serta mendukung pelayanan publik,” terang Hermus.

Baca Juga :  Kerukunan Keluarga Besar TNS dan Pulau-Pulau Banda Manokwari Gelar Lepas Sambut Tahun 2024-2025

Terkait efisiensi anggaran, Hermus menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Manokwari akan memangkas sebagian besar tenaga non ASN di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jika tetap dipertahankan, sementara tidak ada dana untuk menggaji mereka, maka akan berbahaya. Apalagi jika ada pegawai non ASN yang tidak memiliki etika kerja baik, bisa saja kondisi ini digunakan untuk menjatuhkan kepemimpinan pemerintah. Saya belajar dari pengalaman sebelumnya dan tidak ingin mengambil risiko yang sama,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemangkasan ini murni dilakukan karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan kontrak tenaga non ASN yang ada saat ini.

“Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh tenaga non ASN agar bersikap sewajarnya. Jangan bertindak seolah-olah sebagai pejabat pemerintahan. Bila saya katakan kontrak tidak dilanjutkan, maka keputusan itu bersifat final,” pungkas Hermus. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Obet Rumbruren Bicara Peran Krusial SPPG

MANOKWARI

HUT Ke-12 GPdi Betesda Gelar Aksi Sosial

MANOKWARI

Kemenkum Papua Barat Sosialisasikan Layanan Apostille kepada Mahasiswa Universitas Caritas Indonesia

MANOKWARI

Pemkab Manokwari Akan Revisi dan Aktifkan Kembali Perda Miras

MANOKWARI

Wakil Bupati Harap Kerjasama Semua Pihak dalam Penurunan Stunting

MANOKWARI

Pererat Kemitraan, Swiss-Belhotel Manokwari Apresiasi Klien Lewat Booker’s Gathering 2026

MANOKWARI

KPU Papua Barat Terima Perubahan Rancangan DCT 8 Parpol, 4 Diantaranya Terdapat Penggantian Caleg dan Nomor Urut

MANOKWARI

Manokwari Wujudkan Kabupaten Tangguh Bencana Lewat Kolaborasi Semua Pihak