Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 11 November 2025 - 14:45 WIB

Menu MBG Dinilai Kurang, DPR RI Dorong Perbaikan Anggaran untuk Sekolah di Papua

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama Wakil Bupati H. Mugiyono, Pj Sekda Yan Ayomi, serta Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Yan Permenas Mandenas melakukan monitoring program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah pada Selasa (11/11/2025). Peninjauan dilakukan di jenjang SD, SMP hingga SMA.

Saat kunjungan, sejumlah pelajar – terutama tingkat SMP dan SMA – menyampaikan langsung permintaan agar porsi makanan dalam program MBG dapat ditingkatkan.

Hanny Ubey, siswa SMA Advent Manokwari, mengungkapkan rasa terima kasih atas hadirnya program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Meski begitu, ia berharap porsi makanan di Papua bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

“Program ini sangat membantu kami. Hanya saja, kalau bisa porsinya ditambah untuk siswa di Papua,” ujar Hanny.

Baca Juga :  Bupati Manokwari Ajak Masyarakat Serui Jaga Integritas Sosial

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Hermus menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan akan terus melakukan perbaikan pelaksanaan MBG.

“Kekurangan yang ada menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap standar biaya untuk Papua dapat dinaikkan, sebagaimana disampaikan Pak Yan Mandenas, sehingga kualitas dan kecukupan menu di sekolah semakin baik,” kata Hermus.

Menurut Hermus, usulan kenaikan standar biaya ke kisaran Rp25.000–Rp30.000 per porsi akan memudahkan sekolah menyediakan makanan bergizi seimbang bagi peserta didik.

Sementara itu, Yan Permenas Mandenas menyatakan bahwa Fraksi Gerindra DPR RI akan mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi anggaran MBG, khususnya untuk Papua yang memiliki tingkat kemahalan lebih tinggi dibanding wilayah lain.

Baca Juga :  Ketua PIDAR Papua Barat Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

“Porsi untuk SD hingga PAUD sebenarnya sudah memadai, tetapi SMP dan SMA masih kurang. Dengan harga kebutuhan di Papua, anggaran Rp8.000–Rp10.000 belum cukup. Idealnya dinaikkan menjadi Rp25.000–Rp30.000,” jelas Mandenas.

Ia juga menyoroti masih terbatasnya variasi menu di beberapa sekolah. Karena itu, ia mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sekaligus menjadikan dapur MBG sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Menu bisa dibuat lebih bervariasi. Jika tidak selalu ayam, kita bisa gunakan bahan pangan lokal. Dapur MBG juga harus menyerap hasil petani, peternak, dan nelayan sekitar,” tutupnya.

 

 

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Kebersamaan Menguat di Biryosi, Peringatan May Day Diisi Aksi Sosial

MANOKWARI

Bupati Manokwari, Harap SMD GBI Papua Barat Tahun 2025 Jadi Wahana Evaluasi dan Konsultasi Internal Hamba Tuhan

MANOKWARI

DPRK Manokwari: Disdik harus tegas larang komite sekolah pungut iuran

MANOKWARI

Rudolf Anthonius Tondok Calon DPD RI, Resmi Mendaftar Ke KPU

MANOKWARI

KPU Manokwari Resmi Menetapkan DPT Sebanyak 133.412 Pemilih

MANOKWARI

Sambut Pangdam Kasuari, Bupati Hermus Harap Sinergitas Bersama Majukan Pembangunan di Tanah Papua

MANOKWARI

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Ruang Terbuka Publik Borasi Manokwari

MANOKWARI

Wakil Ketua l DPRK Manokwari Sorot Isu Perempuan, KDRT, Stunting, dan Kepemimpinan Perempuan