Home / HUKUM DAN KRIMINAL / MANOKWARI / Papua / Papua Barat / Uncategorized

Rabu, 24 September 2025 - 15:14 WIB

Polda Papua Barat Ciduk 2 Pengoplos Miras di Manokwari

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran minuman beralkohol oplosan pada Rabu (24/9/2025).

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, didampingi Direktur Narkoba serta PS. Kasubdit 1 Ditresnarkoba, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi Nomor LP/A/26/IX/2025/SPKT/Ditresnarkoba Polda Papua Barat.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua terduga pelaku masing-masing berinisial LSL (59), wiraswasta, warga Distrik Manokwari, dan TG (44), tidak bekerja, warga Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Selatan.

“Pengungkapan ini dilakukan pada Jumat, 19 September 2025, sekitar pukul 14.00 WIT, di sebuah gudang milik LSL yang berlokasi di Jalan Sorong, Distrik Manokwari Selatan,” ungkap Kombes Pol. Benny.

Baca Juga :  Progres Persiapan Pemilu di Manokwari 95 persen

Dari hasil penyelidikan, diketahui aktivitas produksi minuman oplosan tersebut telah berlangsung sejak Agustus hingga pertengahan September 2025. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya kaitan kasus ini dengan meninggalnya tiga pekerja di Distrik Maruni.

Benny menjelaskan, kronologi penangkapan bermula pada Kamis, 18 September 2025. Tim Ditresnarkoba Polda Papua Barat menerima informasi dari masyarakat terkait peredaran minuman oplosan jenis anggur api dan vodka Robinson yang dijual ke sebuah wisma karaoke di Distrik Maruni.

Baca Juga :  HIPMI Papua Barat Perluas Akses Modal, Angkat Potensi Pengusaha Asli Papua

Berdasarkan informasi tersebut, tim kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua tersangka beserta sejumlah barang bukti di gudang milik LSL.

Barang bukti yang disita di antaranya berupa bahan baku pembuatan minuman oplosan, yakni etanol/alkohol murni, air mineral, gula, cairan essen vodka, cairan anggur, serta bahan pewarna putih lainnya, termasuk peralatan produksi dan kemasan minuman.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 204 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, serta Pasal 135 ayat (1) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 dengan ancaman pidana 2 tahun penjara dan denda maksimal Rp4 miliar. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

HUT Ke-80 Tahun 2025, Diharapkan Jadi Momentum Bagi Anggota Polresta Manokwari Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dalam Pengabdian Kepada Negara

MANOKWARI

Kasus Pengeroyokan dan Begal di Manokwari, 2 Pelaku Berhasil Diamankan 5 Masih Buron  

MANOKWARI

Peningkatan Sarana dan Prasarana Peribadatan, Masuk Program 100 Hari Hermus – Mugiyono

MANOKWARI

Musrenbang RKPD Tahun 2024, DPRD Manokwari Sampaikan Pokir dari Hasil Reses
Foto Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Jayapura - Ellen Montolalu

Papua

Pemerintah kota Jayapura terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan 

MANOKWARI

Perdana, IKKB Kabupaten Manokwari Rayakan HUT Ke-61 Tahun dan Peletakan Batu Pembangunan Gedung Sopo Godang
Suasana Donor Darah di Sekretariat Relawan JANGKAR Prabowo-Gibran Papua Barat di Wosi, Manokwari .

MANOKWARI

Relawan JANGKAR Prabowo – Gibran Gandeng PMI Galang Donor Darah

MANOKWARI

Bupati Manokwari Serahkan Piagam Penghargaan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 Kepada 7 OPD