TELUK BINTUNI, Kumparanpapua.com – Panitia pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat memastikan persiapan penyelenggaraan di Kabupaten Teluk Bintuni telah memasuki tahap akhir. Hingga awal pekan ini, progres kesiapan kegiatan telah mencapai sekitar 95 persen.
Ketua Panitia Pesparani IV Papua Barat yang juga Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung kesiapan lokasi pembukaan di Gedung Serbaguna Teluk Bintuni, Minggu (5/7/2026).
Ia mengatakan seluruh panitia terus bekerja maksimal agar setiap kebutuhan pelaksanaan dapat diselesaikan sebelum acara resmi dibuka pada 7 Juli 2026. Berbagai persiapan, mulai dari sarana pendukung hingga aspek teknis, terus dimatangkan.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, saat ini persiapan sudah mencapai sekitar 95 persen. Seluruh panitia bekerja dengan penuh semangat, bahkan hingga larut malam, agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Joko.
Selain menyelesaikan pekerjaan teknis, panitia juga melaksanakan gladi bersih sebagai bagian dari finalisasi rangkaian acara pembukaan agar berlangsung tertib dan sukses.
Sementara itu, sejumlah kontingen peserta mulai tiba di Kabupaten Teluk Bintuni. Rombongan dari Kabupaten Teluk Wondama menjadi peserta pertama yang datang, kemudian disusul kontingen dari Kaimana, Fakfak, dan Manokwari. Adapun kontingen dari kabupaten lainnya dijadwalkan tiba secara bertahap dalam waktu dekat.
Pesparani Katolik IV Papua Barat diperkirakan diikuti lebih dari 800 peserta. Jumlah tersebut belum termasuk para pendamping, ofisial, tamu undangan, maupun masyarakat yang diperkirakan akan menghadiri dan menyaksikan rangkaian kegiatan.
Untuk memberikan kenyamanan kepada seluruh peserta dan tamu, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Di bidang keamanan, panitia juga terus memperkuat koordinasi dengan Polres Teluk Bintuni. Pengamanan akan dilakukan secara menyeluruh sejak kedatangan kontingen, selama perlombaan berlangsung, hingga penutupan kegiatan.
“Kami terus menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian agar seluruh rangkaian Pesparani dapat berlangsung dengan aman, tertib, damai, dan sukses sesuai harapan bersama,” tutup Joko.
Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat akan berlangsung pada 7–10 Juli 2026 di Kabupaten Teluk Bintuni dan akan diikuti oleh kontingen dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua Barat. (KP/03)














