TELUK BINTUNI, Kumparanpapua.com – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terus mematangkan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat dengan menyambut kedatangan kontingen dari Kabupaten Teluk Wondama, Sabtu (4/7/2026).
Penyambutan yang dipimpin langsung Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, berlangsung di halaman Kantor Bupati dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat, serta para peserta dan ofisial.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Teluk Bintuni menghadirkan nuansa budaya khas Papua melalui penampilan musik tradisional Suku Sebyar yang dipadukan dengan atraksi rebana. Perpaduan seni budaya dan religi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus mencerminkan semangat persaudaraan, toleransi, dan keramahtamahan masyarakat Teluk Bintuni kepada seluruh peserta Pesparani.
Kontingen Kabupaten Teluk Wondama dipimpin oleh Wakil Bupati Teluk Wondama, Anthonius Alex Marani, bersama istri, didampingi para ofisial dan ratusan peserta yang akan mengikuti berbagai cabang lomba dalam ajang Pesparani.
Dalam sambutannya, Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan yang telah tiba di Kabupaten Teluk Bintuni.
“Kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Wakil Bupati Teluk Wondama beserta Ibu, para ofisial, dan seluruh kontingen di Tanah Sisar Matiti. Kehadiran Bapak, Ibu, dan seluruh peserta merupakan suatu kebanggaan bagi kami sebagai tuan rumah,” ujar Yohanis.
Ia berharap seluruh kontingen dapat merasa nyaman selama berada di Teluk Bintuni dan menikmati suasana persaudaraan yang menjadi nilai utama dalam penyelenggaraan Pesparani.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
“Pesparani bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi menjadi wadah mempererat persaudaraan, memperkokoh iman, serta memuliakan Tuhan melalui pujian dan nyanyian,” katanya.
Yohanis juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menciptakan suasana yang aman, tertib, serta penuh sukacita selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Wakil Bupati Teluk Wondama, Anthonius Alex Marani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni beserta panitia yang telah memberikan sambutan hangat kepada rombongan sejak tiba di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, perjalanan kontingen dimulai dari Kabupaten Teluk Wondama menggunakan kapal menuju Manokwari, kemudian dilanjutkan melalui jalur darat menuju Teluk Bintuni.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Teluk Bintuni, panitia, dan seluruh masyarakat atas penyambutan yang begitu hangat. Puji Tuhan, seluruh rombongan dapat tiba dengan selamat untuk mengikuti Pesparani IV Papua Barat,” ungkapnya.
Anthonius menilai Pesparani memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kompetisi, yakni menjadi media untuk mempererat persaudaraan antarumat Katolik dan memperkuat kebersamaan antardaerah di Papua Barat.
“Melalui Pesparani, kita dipersatukan dalam iman, kasih, dan semangat kebersamaan sebagai saudara. Inilah nilai utama yang harus terus dijaga,” tuturnya.
Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat dipusatkan di Kabupaten Teluk Bintuni dan diikuti kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Papua Barat. Selain menjadi ajang pembinaan seni budaya liturgi Gereja Katolik, kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat persatuan, toleransi, serta semangat kebersamaan di Tanah Papua. (KP/Rls)














