Home / MANOKWARI / Papua Barat

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:42 WIB

Seminar dan KKR PAMKA GPKAI di Manokwari Bangkitkan Semangat Pelayanan Generasi Muda

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang digelar Pengurus Departemen PAMKA Majelis Umum GPKAI berlangsung sukses dan penuh antusiasme. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Gereja GPKAI Jemaat Kuriakon Wosi, Jumat (15/5/2026), berhasil memotivasi ratusan pemuda dan pemudi GPKAI se-Manokwari untuk semakin aktif dalam pelayanan dan kehidupan rohani.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang pelayanan dan pendidikan. Seminar kemudian ditutup langsung oleh Ketua Departemen PAMKA Majelis Umum GPKAI.

Dalam seminar tersebut, peserta mendapatkan empat materi utama yang dinilai sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.

Materi pertama bertajuk “Menemukan Karakter Pemimpin dalam Tim Pelayanan” disampaikan oleh Ketua PGGP Papua Barat, Pdt. Dr. Daniel Sukan. Materi ini menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang melayani, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam pelayanan gereja.

Materi kedua mengenai “Peran Literasi dalam Menyiapkan Sumber Daya Manusia Gereja” dibawakan oleh Anggota DPD RI Perwakilan Papua Barat, Lamek Dowansiba. Dalam penyampaiannya, ia mengajak generasi muda gereja untuk meningkatkan budaya membaca, belajar, dan mengembangkan kemampuan diri agar siap menghadapi perkembangan zaman.

Selanjutnya, materi ketiga tentang “Menggunakan Talenta untuk Melayani Tuhan” disampaikan oleh Mona Greis Randa. Ia mengingatkan para pemuda bahwa setiap orang memiliki talenta yang dapat dipakai untuk kemuliaan Tuhan dan pelayanan di tengah gereja maupun masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Manokwari Lantik 455 Bamuskam dari 91 Kampung

Sementara materi keempat bertema “Bahaya Pergaulan Bebas dan Hidup Kudus di Dalam Kristus” dibawakan Ketua Majelis Daerah Manokwari, Pdt. Charles Tetol Mansnandifu. Dalam materinya, peserta diajak untuk menjaga kehidupan yang benar di tengah tantangan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Ketua Departemen PAMKA Majelis Umum GPKAI, Robert Manggaprouw, dalam kesan dan pesannya mengajak seluruh pemuda untuk tetap setia melayani Tuhan dan menjaga kehidupan rohani di tengah perkembangan zaman modern.

Ia mengatakan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibanding masa sebelumnya. Menurutnya, kemajuan teknologi membuat segala sesuatu dapat diakses dengan cepat sehingga diperlukan pengendalian diri dan kedewasaan iman.

“Kita hidup di zaman yang penuh tantangan. Semua hal sekarang bisa dilakukan hanya dalam hitungan detik melalui teknologi. Karena itu pemuda-pemudi Tuhan harus benar-benar siap, mampu mengendalikan diri, dan tetap hidup sebagai anak-anak Tuhan,” ujarnya.

Robert juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk kepada Lamek Dowansiba yang turut hadir dan memberikan materi kepada peserta seminar.

Ia berharap para pemuda terus aktif mengikuti kegiatan gereja di berbagai tingkatan dan tetap semangat dalam pelayanan.

“Mari kita tetap setia melayani Tuhan dan terus giat mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pengurus di berbagai tingkat pelayanan,” katanya.

Baca Juga :  Pemda Manokwari Bersama MUI Akan Safari Ramadhan
Perwakilan peserta seminar dan KKR, Vivi Rumaseb
Perwakilan peserta seminar dan KKR, Vivi Rumaseb

Sementara itu, perwakilan peserta seminar dan KKR, Vivi Rumaseb, mengaku bersyukur karena kegiatan tersebut memberikan banyak pelajaran baru bagi para pemuda GPKAI.

Menurutnya, seluruh materi yang disampaikan sangat baik dan menyentuh kebutuhan generasi muda saat ini, mulai dari kepemimpinan dalam pelayanan, literasi pendidikan gereja, penggunaan talenta untuk Tuhan, hingga pentingnya menjaga hidup kudus.

Vivi berharap melalui kegiatan tersebut para pemuda mengalami transformasi dan perubahan hidup, baik secara pribadi, dalam keluarga, maupun dalam hubungan dengan Tuhan dan sesama.

“Saya berharap setelah mengikuti seminar dan KKR ini, kita semua mengalami perubahan hidup dan menjadi pemuda yang bukan hanya memiliki karakter baik untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi berkat bagi kemuliaan nama Tuhan,” ungkapnya.

Ia juga mengaku senang karena kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar pemuda GPKAI dari berbagai wilayah di Kabupaten Manokwari.

Menurut Vivi, kegiatan perdana yang melibatkan 10 Majelis Daerah itu membuat para peserta saling mengenal satu sama lain.

“Kadang saat bertemu di jalan kita tidak tahu kalau itu teman dari GPKAI. Tetapi lewat kegiatan ini akhirnya kita bisa saling mengenal, berbagi pengalaman, dan berkumpul bersama sebagai satu keluarga besar pemuda GPKAI di Manokwari,” Pungkasnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Plafon Anggaran Pemkab Manokwari Tahun 2024 Mulai Dibahas

MANOKWARI

Refleksi Akhir Tahun 2023 Kemenkumham, Momentum untuk Menghargai dan Bersyukur

MANOKWARI

Enam OPD Manokwari Tampilkan Inovasi Baru Lewat Proyek Perubahan PKN II

MANOKWARI

OJK, LPS, dan BPS Pastikan Kualitas Data SNLIK 2026 untuk Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan

MANOKWARI

Ciptakan Suasana Kondusif, GAMKI Imbau Warga Papua Barat Jaga Kamtibmas

MANOKWARI

ABT Pesan Flobamora Lahirkan Inovasi Baru Dukung Pembangunan di Papua Barat

MANOKWARI

Jalin Silahturahmi Bersama Insan Pers, Polda Papua Barat Gelar Coffee Morning

MANOKWARI

Manokwari Perkuat Birokrasi untuk Pelayanan Publik Lebih Optimal