Home / MANOKWARI / Papua Barat

Rabu, 25 Oktober 2023 - 15:03 WIB

Plafon Anggaran Pemkab Manokwari Tahun 2024 Mulai Dibahas

MANOKWARI,Kumparanpapua.com- Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat membahas plafon anggaran untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Manokwari Hermus Indou dalam sesi dialog kinerja untuk menyusun rencana kerja Pemkab Manokwari tahun 2024 di Manokwari, Selasa (25/10/2023)

“Kita perlu menyamakan persepsi, pemahaman dan langkah terkait upaya melaksanakan program dan kegiatan pembangunan yang akan kita tuangkan dalam APBD 2024,” kata Hermus saat memberi arahan.

Ia menjelaskan, OPD harus segera menyusun program untuk dituangkan pada APBD 2024 karena APBD 2024 harus dibahas paling lambat 30 November 2023. Jika tidak sesuai waktu maka Pemkab Manokwari bisa mendapat sanksi.

“Mari kita menjadi jadi ASN atau pejabat daerah yang taat asas dan taat melaksanakan amanat UU terkait penyusunan APBD. Plafon anggaran ini menjadi pedoman bagi OPD dalam perencanaan dan penyusunan APBD 2024.,” jelasnya.

Baca Juga :  HUT PI Ke-168 Tahun, Panitia Gelar Lomba Perahu Johnson

Ia mengatakan, APBD 2024 harus disusun dengan objektif dan berkualitas. APBD harus mampu menjawab semua persoalan dan kebutuhan masyarakat. APBD jangan sampai subjektif mementingkan keinginan pribadi pejabat. APBD adalah amanat rakyat pada pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai masalah masyarakat berbeda dengan program yang direncanakan pada APBD 2024,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, APBD juga harus rasional dalam mengatur belanja daerah. Dimana belanja daerah yang berkualitas adalah belanja pokok yang lebih besar dari belanja penunjang.

Menurutnya, penyusunan APBD juga harus mampu terjemahkan visi misi dan program strategis kepala daerah yang termuat dalam RPJMD. Beberapa isu strategis harus diperhatikan dalam penyusunan program.

Baca Juga :  Pemkab Manokwari Apresiasi SMANDA CUP III: Ajang Sportivitas dan Pembinaan Generasi Muda

“Seperti peningkatan SDM di sektor pendidikan dan kesehatan. Penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem juga harus jadi prioritas. Begitu juga Pemilu 2024 dan pemulihan ekonomi, pengendalian inflasi,” katanya.

Hermus mengatakan, beban APBD 2024 cukup besar sehingga menjadi perhatian semua OPD. Selain itu, Pemkab Manokwari juga harus melakukan percepatan pengembangan infrastruktur strategis pembangunan Ibukota Provinsi Papua Barat yang membutuhkan biaya besar untuk ganti rugi masyarakat.

“Kita tengah melakukan pembangunan Pasar Modern Sanggeng, pelebaran bandara, alihterase jalan menuju bandara dan pelebaran Jalan Sudjarwo. Memang proyeknya dibiayai APBN, tapi kita punya tanggungan menyelesaikan lahan dan ganti ruginya. Ini harus direncanakan dengan baik, karena butuh uang banyak dan saling terkait satu dengan lainnya,” ujarnya.(KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Bupati Manokwari Besama Pimpinan OPD Melayat Ke Rumah Duka Mantan Bupati Salabai

MANOKWARI

HUT Provinsi Papua Barat Ke-24 Tahun, Bupati Manokwari Harap Jadi Momentum Evauasi Diri

MANOKWARI

Ini 5 Calon Anggota Terpilih KPU Pegunungan Arfak Periode 2023-2028
Ketua DPD GOLKAR Papua Barat, Paulus Waterpauw bersama Calon Anggota DPR RI Dapil Papua Barat No urut 1, Roma Megawanty Waterpauw (Foto : Istimewa)

MANOKWARI

Siapkan Strategi Pemenangan GOLKAR, Paulus Waterpauw Target 8 Kursi DPRD Provinsi, 2 Kursi DPR RI
Bupati Manokwari,Hermus Indou(Foto :Kp03/Kumparanpapua.com

MANOKWARI

Masa Akhir Kepemimpinan HEBO, Bupati Target Tuntaskan Program

MANOKWARI

Ekspedisi Patriot Dorong Kebijakan Pembangunan Berbasis Data di Kawasan Transmigrasi Manokwari

MANOKWARI

Yayasan Aderi Perempuan Papua Gelar Pelatihan Managemen Usaha dan Keuangan UMKM Manokwari

MANOKWARI

Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Serahkan LKPD 2024 ke BPK Papua Barat