Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 9 Januari 2024 - 18:08 WIB

Masa Akhir Kepemimpinan HEBO, Bupati Target Tuntaskan Program

Bupati Manokwari,Hermus Indou(Foto :Kp03/Kumparanpapua.com

Bupati Manokwari,Hermus Indou(Foto :Kp03/Kumparanpapua.com

MANOKWARI,Kumparanpapua.com– Beberapa program strategis yang sudah dirancangkan dan sedang berjalan dibawah kepemimpinan Hermus Indou – Edi Budoyo (HEBO) akan menjadi target di akhir kepemimpinan masa jabatannya di tahun 2024.

” Lapangan Borasi harus selesai, Pasar Sanggeng harus selesai, kemudian perpanjangan Runway bandara Rendani tahap pertama harus selesai, kemudian pembangunan jembatan dan juga Jalan aliterase yang menghubungkan Bandar Udara Rendani itu mulai bulan depan juga sudah mulai dikerjakan serta berharap juga jln Haji Bauw Pahlawan dan juga Sujarwo Condronegoro harus selesai” Ujar bupati, selasa (9/1/2024).

Selain itu untuk penataan daerah bawahan yakni pemekaran distrik dan juga kampung berharap bisa selesai di masa kepemimpinannya.

Tak lupa juga dengan penanganan stunting di Kabupaten Manokwari sebagai isu pembangunan nasional tetapi juga isu Pembangunan Daerah di pastikan harus bisa dituntaskan di tahun ini dan jangan sampai ada yang tersisa tahun depan.

Baca Juga :  Pemkab Manokwari Serahkan 18 Rumah Baru untuk Warga Terdampak Proyek Bandara Rendani

“Jadi ini akan kita keluarkan Peraturan Bupati untuk penanganan stunting di tahun ini untuk kita memastikan semua orang atau semua stakeholder di Kabupaten Manokwari berpartisipasi untuk penanganan stunting dan juga penurunan stunting di Kabupaten Manokwari” harapnya.

Disamping itu, beberapa target-target yang belum selesai akan diperjuangkan , karena efektif HEBO memimpin adalah 2 tahun yaitu 2022 dan 2023, karena di tahun 2021 APBD-nya sudah ditetapkan sedangkan di tahun 2024 menghadapi tahun pemilu dan semua alokasi anggaran habis untuk penyelenggaraan pemilu.

Sementara dari sektor penanganan konflik Pertanahan di dataran Wapramasi juga menjadi fokus untuk diselesaikan di tahun ini, karena juga menjadi janji politik yang sudah dijanjikan kepada warga transmigrasi dan juga Masyarakat lokal yang berkonflik akibat lahan-lahan yang dikuasai oleh keluarga transmigrasi ini menjadi target yang sangat penting untuk kita selesaikan .

Adapun target secara makro itu terkait dengan Angka kemiskinan bupati berharap bisa diturunkan ke angka 19% dan berharap bisa turun ke 18% kemudian pertumbuhan ekonomi juga bisa kita tingkatkan ke 5% nominalnya dan berharap target-target makro lainnya bisa dipertahankan pencapaiannya .

Baca Juga :  HUT Ke-52 Tahun 2024, SAR Manokwari Harap Sinergitas Semua Pihak Dukung Tugas-tugas Kemanusiaan 

Mengingat masa jabatan berakhir pada 31 Desember tahun ini kata bupati, asosiasi para bupati seluruh Indonesia akan berkumpul di Jakarta untuk membicarakan akhir masa jabatan kepala daerah hasil pemilu 2020 akan berakhir Kapan.

Sehubungan itu, Bupati akan mengusulkan untuk berakhir masa jabatan kepala daerah hasil pemilu 2020 berakhir di saat pelantikan kepala daerah hasil pemilu 2024 dilantik, dan disitulah berakhir masa jabatan kepala daerah hasil pemilu 2020 karena itu menjadi alternatif usulan.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan hak konstitusional dalam menjabat sebagai kepala daerah dan nantinya akan mengambil cuti untuk kembali maju bertarung dalam pilkada berikutnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

DPD SBSI 1992 Papua Barat Gelar Jalan Santai Peringati Hari Buruh Sedunia di Manokwari

MANOKWARI

Jelang Natal dan Tahun Baru Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sisar Matiti, Kabupaten Teluk Bintuni Ajak Warga Jaga Kambtibnas

MANOKWARI

Pemda Manokwari Serahkan Bantuan Santunan Jaminan Kematian Kepada Ahli Waris

MANOKWARI

Mudah dan Praktis! BPJS Kesehatan Hadirkan Solusi Pembayaran Iuran JKN yang Lebih Fleksibel

MANOKWARI

Wakil Bupati Manokwari Lepas Manokwari United Siap Berlaga di Liga 4 Nasional Bayuwangi

MANOKWARI

Pasar Sanggeng & RTP Borarsi Dikebut, Hermus Pastikan Kualitas Jadi Prioritas

ADVETORIAL

Transformasi Digital, Kanwil Kemenkum Pabar Kembangkan Aplikasi

MANOKWARI

Status Gizi Beresiko, Dinkes Manokwari Pantau Khusus 36 Balita di Sidey