Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 21 April 2026 - 14:56 WIB

Manokwari dan Pegaf Serahkan Laporan Keuangan 2025 ke BPK, Transparansi dan Kualitas Jadi Sorotan

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) resmi menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua Barat, Selasa (21/4/2026).

Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou, dan Bupati Pegaf, Dominggus Saiba, kepada Kepala BPK RI Perwakilan Papua Barat, Agus Priyono.

Dalam sambutannya, Agus Priyono menegaskan bahwa penyampaian laporan keuangan daerah merupakan tahapan krusial yang wajib dilalui sebelum dokumen tersebut diajukan ke DPRD. Ia menekankan bahwa setiap laporan harus melalui proses audit BPK sesuai ketentuan yang berlaku.

Agus juga mengapresiasi kedua pemerintah daerah atas ketepatan waktu dalam menyampaikan laporan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa aspek kualitas tidak boleh diabaikan.

Baca Juga :  Bupati Manokwari Minta Dukungan DPRD terkait Kebijakan Pro Rakyat

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Manokwari dan Pegaf menunjukkan perkembangan positif, meskipun masih ada sejumlah catatan yang perlu dibenahi, terutama terkait mutu penyusunan laporan keuangan.

Untuk Manokwari, Agus menjelaskan bahwa penyerahan laporan sempat dijadwalkan pada akhir Maret, namun dilakukan penyempurnaan terlebih dahulu, khususnya pada kelengkapan dokumen seperti laporan pertanggungjawaban dana Otonomi Khusus dan laporan kinerja pemerintahan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pegaf dinilai terus berupaya meningkatkan kualitas laporan melalui koordinasi yang lebih intensif.

BPK sendiri akan melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan tersebut dalam kurun waktu sekitar 60 hari sejak diterima. Dalam waktu dekat, tim pemeriksa akan mulai disiapkan untuk menjalankan proses audit.

Agus turut mengingatkan pentingnya tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan. Ia mendorong pemerintah daerah untuk membentuk tim khusus serta menyusun strategi guna meningkatkan capaian tindak lanjut tersebut.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Distrik Masni, Manokwari

Berdasarkan data BPK, tingkat penyelesaian rekomendasi di Kabupaten Manokwari hingga semester II 2025 baru mencapai sekitar 68,49 persen, masih di bawah target minimal 75 persen. Adapun Kabupaten Pegaf mencatat angka sekitar 52,77 persen.

Ia menegaskan, capaian opini laporan keuangan yang baik harus diiringi dengan keseriusan dalam menindaklanjuti rekomendasi BPK.

Selain itu, BPK juga meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah selama proses audit berlangsung, termasuk kesiapan dokumen dan data yang diperlukan agar pemeriksaan dapat berjalan tanpa hambatan.

Agus berharap seluruh proses berjalan lancar dan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Dekranas–ESDM Latih 130 Pengrajin Manokwari untuk Dongkrak Kriya Lokal

MANOKWARI

Ketua Nelayan Distrik Ransiki Imbau Masyatakat Manokwari Selatan Jaga Kamtibmas Agar Nataru Berjalan Aman

MANOKWARI

Dekranas dan Pemkab Manokwari Siapkan Wadah Pengembangan bagi Mama-Mama Kreatif Papua

MANOKWARI

Pimpin DPD Partai Hanura, Albertina Mansim Target Fraksi Di Semua Tingkatan

MANOKWARI

KKN Universitas Caritas Indonesia Kelompok VII Sosialisasikan Pentingnya Administrasi Kependudukan di Kampung Abreso

MANOKWARI

Pilkada Rentan Isu Hoax, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial

MANOKWARI

Usai Dari Fak-Fak, Pj Gubernur Waterpauw Dampingi Wapres di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni

MANOKWARI

Tiga Unsur Pimpinan DPR Kabupaten Manokwari Masa Jabatan 2024-2029 Resmi Di Ambil Sumpahnya