Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:55 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Papua barat semester I Tahun 2025 Capai 11.11 Persen

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mencatat pertumbuhan ekonomi Papua Barat pada semester I tahun 2025 sebesar 11,11 persen (c-to-c). Capaian ini menempatkan Papua Barat sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tercepat kedua di wilayah Maluku dan Papua, dengan kontribusi terhadap perekonomian regional mencapai 13,09 persen.

Kepala BPS Papua Barat, Merry, menjelaskan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua Barat pada semester I 2025 tercatat Rp40,49 triliun atas dasar harga berlaku, dan Rp26,67 triliun atas dasar harga konstan.

“Pertumbuhan ekonomi Papua Barat ditopang kuat oleh sektor industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta administrasi pemerintahan,” ujar Merry dalam paparan resmi, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga :  Jelang HUT RI Ke - 79 Tahun 2024 PARJAL Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kambtibmas

Secara sektoral, industri pengolahan menjadi penopang utama perekonomian Papua Barat dengan kontribusi sebesar 39,86 persen, disusul pertambangan dan penggalian sebesar 25,60 persen, serta administrasi pemerintahan sebesar 8,57 persen.

Ketiga sektor tersebut juga mencatatkan pertumbuhan positif pada semester I 2025. Industri pengolahan tumbuh paling tinggi sebesar 16,7 persen, diikuti sektor pertambangan dan penggalian 13,1 persen, serta informasi dan komunikasi sebesar 12,1 persen.

Sebagai sumber pertumbuhan, industri pengolahan menyumbang 7,05 persen, pertambangan dan penggalian 3,16 persen, serta perdagangan besar dan eceran 0,27 persen terhadap total pertumbuhan ekonomi Papua Barat.

Ekspor Barang dan Jasa Mendominasi

Dari sisi pengeluaran, struktur PDRB Papua Barat didominasi oleh ekspor barang dan jasa dengan kontribusi mencapai 89,86 persen. Disusul oleh konsumsi rumah tangga sebesar 18,1 persen dan konsumsi pemerintah sebesar 11,95 persen.

Baca Juga :  Pererat Kebersamaan Ramadan, Densus 88 dan Pemuda Lintas Agama Berbagi Takjil di Manokwari

Pertumbuhan tertinggi juga dicapai oleh ekspor barang dan jasa yang tumbuh 20,73 persen, diikuti konsumsi pemerintah 5,69 persen, dan konsumsi rumah tangga 5,55 persen.

Komponen ekspor menjadi sumber pertumbuhan terbesar dari sisi pengeluaran, dengan kontribusi 19,69 persen, disusul konsumsi rumah tangga 1,03 persen.

Merry menambahkan, capaian ini menunjukkan tren pemulihan dan penguatan ekonomi Papua Barat secara konsisten.

“Kinerja positif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat posisi Papua Barat dalam pembangunan regional,” pungkasnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Dinas Pariwisata Manokwari Kolaborasi Mahasiswa KKN UNCRI Angkatan I Tahun 2024 Majukan Pariwisata di Pantai Bakaro

MANOKWARI

Jadi Ikon Kota Manokwari, Pemkab Manokwari Terus Berupaya Wujudkan Program Prioritas

MANOKWARI

Maskot Pesparawi Nasional Ke-XIV Tahun 2025 “Pit The Conductor” Resmi Dilaunching

Uncategorized

Pemda Manokwari Terima Piagam Kepatuhan Penyelenggaraan Publik Terbaik dari Ombudsman

MANOKWARI

Kunjungi Pasar Wosi, Gibran Dengarkan Aspirasi Pedagang dan Janjikan Perbaikan Fasilitas

MANOKWARI

Mahasiswa Manokwari Aksi Terkait Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan Menyoroti Kasus Dugaan Keracunan Anak Sekolah

MANOKWARI

Dorong Optimalisasi PAD, DPRK Manokwari Hearing OPD Teknis

MANOKWARI

Bangun Silahturahmi, PWI PB Bersama Genting Oil Kasuri Gelar Buka Puasa Bersama