Home / MANOKWARI / Papua Barat

Rabu, 8 Januari 2025 - 16:36 WIB

Lepas Jenazah Bastian Salabai, Bupati Manokwari: Beliau Pemimpin Penuh Dedikasi

MANOKWARI , Kumparanpapua.com -Bupati Manokwari, Hermus Indou memimpin upacara pelepasan jenazah Bastian Salabai, mantan Bupati Manokwari 2011-2016, Rabu (8/1/2025). Pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Manokwari.

Pelepasan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD serta ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Manokwari.

Bupati Manokwari Hermus Indou dalam sambutannya menyampaikan, ini adalah penghormatan terakhir kepada seorang putra terbaik Papua, dan putra terbaik Manokwari. Hermus menyebut, Bastian Salabai juga merupakan putra terbaik dari suku besar Arfak.

“Bastian Salabai bukan hanya seorang mantan Bupati Manokwari tetapi juga seorang pemimpin yang penuh dedikasi. Seorang gembala rohani dan seorang teladan yang telah mengabdikan hidupnya bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Manokwari yang kita cintai bersama dan telah meninggalkan legesinya bagi kita semua,” ujar Hermus.

“Dalam perjalanan hidupnya hambamu pendeta Doktor Bastian telah menunjukkan teladan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kebenaran yaitu kasih, keadilan, keanekaragaman, pemerataan kesetaraan dan kebijaksanaan,” tambah Hermus.

Baca Juga :  Pansel tetapkan 20 calon DPRK Teluk Wondama lulus seleksi administrasi

Menurut Hermus, dalam jabatan sebagai Bupati Manokwari periode 2011-2016, Bastian Salabai telah membawa semangat perubahan atau transformasi dalam membangun daerah ini. Kata Hermus, Bastian memiliki visi besar untuk menjadikan Manokwari sebagai kota Injil bagi pusat peradaban di tanah Papua yang relijius, toleran, rukun dan damai.

“Beliau juga telah kontribusi dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Manokwari dalam berbagai bidang pembangunan mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta pelayanan publik lainnya termasuk memperkuatkan dan berhasil mengembangkan Kabupaten pegunungan Arfak dan Kabupaten Manokwari Selatan sebagai daerah otonom baru di Provinsi Papua Barat. Serta bukti-bukti pembangunan lainnya dan tidak dapat diuraikan satu persatu,” jelas Hermus.

Baca Juga :  Gelombang Penolakan Ranperda Miras, Pemda Manokwari Janji Evaluasi Pengawasan

Selain itu, Bastian Salabai juga aktif memperjuangkan pelestarian nilai-nilai budaya dan harmoni sosial di tengah masyarakat yang beragam. Semua itu menjadi bukti nyata bahwa ia adalah seorang pemimpin yang tidak hanya memikirkan diri dan keluarga namun juga kepentingan sampai ke masa yang akan datang.

Hermus menambahkan sebagai seorang pemimpin dan pelayanan Tuhan, Bastian telah menunjukan kehidupannya memadukan tanggung jawab spiritual dan tanggung jawab sosial.

“Sehingga pada kesempatan yang sama secara pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Manokwari dan seluruh masyarakat, saya ingin menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saat ini sedang disemayamkan sebelum dilepaskan menuju tempat peristirahatan terakhir,” pungkasnya.

Selanjutnya usai melakukan upacara pelepasan, jenazah Bastian Salabai kemudian dibawa ke tempat peristirahatan terakhir yakni di pemakaman keluarga di Fanindi Gunung, Manokwari Barat. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Bupati Manokwari Harap DPP PKS Bantu Perjuangan Kota Manokwari

MANOKWARI

Ketua PIDAR Papua Barat Ajak Warga Perkuat Persaudaraan dan Jaga Kondusivitas Daerah
Massa aksi melakukan deklarasi damai di Jalan Trikora Wosi Manokwari, Rabu (07/02/2024).

MANOKWARI

Ormas, Aktivis dan Mahasiswa Deklarasi Pemilu Damai di Manokwari

MANOKWARI

Utusan Khusus Presiden RI Muhamad Mardiono Bertemu Bupati Manokwari, Ini yang Dibahas!

MANOKWARI

DPRD Manokwari Terima Ranperda APBDP Tahun 2023 Untuk DibahasĀ 

MANOKWARI

Investor Pasar Modal di Papua Barat Naik 35 Persen, OJK Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

ADVETORIAL

Sosialisasi Ranperda Minuman Beralkohol, DPRK Manokwari Libatkan Tokoh Agama dan Masyarakat

MANOKWARI

Pilkada 2024, Bupati Manokwari Pimpin Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Doreri II