TELUK BINTUNI, Kumparanpapua.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat, Joko Lingara, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Pesparani tidak semata-mata diukur dari kesiapan penyelenggaraan, tetapi juga dari semangat pengabdian dan ketulusan seluruh pihak yang terlibat.
Hal tersebut disampaikan Joko saat melakukan peninjauan akhir persiapan pembukaan Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat di Gedung Serbaguna Kabupaten Teluk Bintuni, Minggu (5/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Joko mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Bupati Teluk Bintuni kepadanya untuk memimpin panitia penyelenggara. Menurutnya, amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar yang dijalankan bersama seluruh panitia melalui kerja sama, koordinasi, dan komunikasi yang baik dengan berbagai elemen.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Ketua Panitia. Tanggung jawab ini kami emban bersama dengan penuh dedikasi agar Pesparani dapat berlangsung dengan baik,” katanya.
Joko menuturkan bahwa Pesparani merupakan kegiatan rohani yang memiliki nilai lebih dari sekadar ajang perlombaan. Baginya, kegiatan ini menjadi media pelayanan dan perwujudan iman yang harus dilaksanakan dengan hati yang tulus.
“Pesparani bukan hanya tentang kompetisi. Ini adalah bentuk pelayanan dan panggilan hati. Ketika seseorang melayani dengan ketulusan, maka ia akan memberikan kemampuan terbaiknya demi menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kesiapan Teluk Bintuni sebagai tuan rumah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, para pastor, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, hingga seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Atas dukungan itu, Joko menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja bersama sejak awal persiapan hingga menjelang pembukaan.
“Kesuksesan Pesparani bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama demi suksesnya kegiatan ini,” ungkapnya.
Joko berharap semangat kebersamaan dan gotong royong terus terpelihara hingga seluruh rangkaian Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat berakhir, sehingga Kabupaten Teluk Bintuni mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen yang datang dari berbagai kabupaten di Papua Barat. (KP/03)














