Home / MANOKWARI / Papua Barat

Kamis, 16 April 2026 - 22:11 WIB

Hermus Dorong Sinergi Pemprov–Pemkab Urus Izin Lahan Tambang, Soroti Ancaman Aktivitas Ilegal

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mendorong keterlibatan aktif Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari mengurus persetujuan penggunaan lahan pertambangan ke Kementerian Kehutanan.

Ia menegaskan, izin dari Kementerian Kehutanan menjadi tahapan krusial sebelum proses pengajuan izin pertambangan rakyat ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dapat dilakukan.

Hermus mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah Wasirawi. Menurutnya, pemerintah daerah saat ini belum dapat bertindak maksimal dan cenderung hanya menyaksikan aktivitas tersebut terus berlangsung.

“Setiap hari alat berat seperti ekskavator keluar masuk lokasi. Ini sudah mengancam kawasan pertanian di dataran Warpramasi,” ujarnya dalam rapat kerja bupati se-Papua Barat bersama Pemprov Papua Barat, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga :  Kedatangan Wapres Diharapkan Hadir Pada Puncak Perayaan HUT PI

Dampak dari aktivitas ilegal itu, lanjutnya, mulai dirasakan serius oleh masyarakat, terutama di Distrik Masni dan Wasirawi. Produksi pertanian disebut mengalami penurunan signifikan, sementara kualitas irigasi dan sumber air bersih ikut terancam.

Sebagai upaya jangka panjang, Pemkab Manokwari mengusulkan pembangunan infrastruktur baru berupa jaringan irigasi dan bendungan pengganti Bendungan Wariori yang dinilai sudah tidak lagi berfungsi optimal.

“Kondisi sumber air di Wariori saat ini tidak lagi layak dimanfaatkan, sehingga perlu solusi yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Hermus Tegaskan Disiplin ASN: Jangan Jadi ‘Penganggur Terhormat’ di Kantor!

Hermus juga menambahkan bahwa kawasan pertambangan sebenarnya telah tercantum dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Manokwari. Namun, implementasinya masih terhambat karena belum adanya persetujuan penggunaan lahan dari Kementerian Kehutanan.

Ia optimistis, jika persetujuan tersebut terbit, maka proses perizinan ke Kementerian ESDM dapat segera dilanjutkan dan kebijakan pengelolaan tambang bisa berjalan sesuai arahan pemerintah provinsi.

Untuk itu, ia berharap Pemprov Papua Barat dapat memberikan dukungan penuh agar proses pengurusan izin lahan ini bisa dipercepat dan dilakukan secara terpadu. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

HUT Kota Manokwari KE 125 Tahun 2023, Pemkab Manokwari Ziarah Kubur

MANOKWARI

Galeri Dekranasda Manokwari Dilaunching Bupati Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

MANOKWARI

Bawaslu Manokwari Bersama Pemda Manokwari Gelar Rapat Koordinasi

Papua

Ketua DAP Teluk Bintuni Imbau Warga Jaga Kamtibmas Jelang Akhir Tahun

MANOKWARI

Inflasi Januari 2026 di Papua Barat dan Papua Barat Daya Dipicu Kenaikan Harga Pangan dan Tarif Listrik

MANOKWARI

Festival Tamborine Piala Bupati Manokwari Tahun 2024 Resmi di Buka, Tampilkan 11 Tim

MANOKWARI

Imigrasi Papua Barat Catat PNBP Rp5,2 Miliar Sepanjang 2025, Perkuat Pengawasan hingga Dukung Bandara Internasiona

MANOKWARI

Program JEBOL 2025: Manokwari Rampungkan Penyerahan 100 Akta Perkawinan Massal