Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 26 September 2023 - 12:56 WIB

Buka Muswil Ke IV LDII Papua Barat Akan Bahas Delapan Program Strategi

MANOKWARI,Kumparanpapua.con- Selain menentukan kepengurusan periode 2023-2028 ada Delapan Program strategis LDDI yang akan dibahas dalam musyawarah ke -IV.

Program tersebut mendapat apresiasi oleh Pj Gubernur Papua , Paulus Waterpau.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur mengungkapkan bahwa LDII sudah hadir di tanah Papua semenjak masih bergabung dalam satu Provinsi Irian Jaya. Kemudian dalam perkembangan berhasil membentuk pengurus dewan pimpinan wilayah Papua Barat setelah berdirinya Papua Barat

Melalui 8 bidang program LDII yaitu bidang kebangsaan, keagamaan, ekonomi, pendidikan, bidang pangan dan lingkungan kesehatan alami, teknologi digital serta bidang energi baru terbarukan

” Pemerintah Provinsi Papua Barat sangat mengapresiasi dan mengharapkan realisasi dari delapan bidang tersebut untuk ikut andil membangun Provinsi Papua Barat” ujar Waterpau

“Pemerintah Provinsi Papua Barat selaku Pembina organisasi kemasyarakatan berkewajiban untuk hadir dan membantu memberikan solusi yang dihadapi oleh organisasi kemasyarakatan” Sambungnya.

Baca Juga :  Bupati Manokwari Minta Tim Terpadu Segera Dibentuk

Selain itu pemerintah juga sangat mengharapkan partisipasi aktif dari organisasi kemasyarakatan untuk membangun provinsi khususnya melalui pembangunan sumber daya manusia.

Dalam kondisi terkini Waterpau berharap peran LDII bisa sangat Sentral terutama dalam tiga program strategis nasional yaitu penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem serta pengendalian inflasi.

Selain itu, mendukung bersama pelaksanaan fondasi forum desentralisasi asimetri Indonesia dengan fokus pembahasan kerjasama antar daerah dalam meningkatkan daya saing potensi unggulan dari masing-masing daerah

Waterpau berharap juga dalam peningkatan ketahanan pangan daerah ini melalui kolaborasi 8 program unggulan LDII bidang pangan dan lingkungan.

Melalui muswil ke IV LDII di Papua Barat, Waterpau berpesan agar peserta musyawarah wilayah lebih mengedepankan Logika dan pemikiran dalam menyampaikan pendapatnya sehingga musyawarah wilayah ini dapat menghasilkan keputusan yang terbaik dan membawa berkah khususnya bagi pengurus DPW LDII.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Tingkatkan Capaian Kepesertaan Melalui Inovasi Dalam Program JKN di Tahun 2024

Pada kesempatan yang sama Ketua LDII Papua Barat, Suroto menyampaikan bahwa melalui muswil ini, LDII selain pembinaan kepada umat, LDII dimasing-masing kabupaten juga akan menerapkan 8 klaster unggulan yang sesuai kondisi didaerah masing-masing dengan kerjasama pemerintah dan ormas lainnya.

Senada, Ketua Umum LDII, Ir H Chriswanto Santoso M.Sc dalam penyampaiannya, mengatakan bahwa Muswil adalah momen tahunan dan momen terpenting untuk merancang kontribusi masyarakat di Papua Barat.

Chriswanto menyebut bahwa peserta muwsil adalah utusan dari Kabupaten sepapua barat dan Dua utusan dari Papua Barat Daya yang merupakan peninjau.
Disamping itu pula, Chriswanto membeberkan 8 klaster yang akan menjadi program strategis dan 4 diantaranya adalah program membangun SDM.

Mengahadapi pemilu Chriswanto menekankan agar LDII bersikap netral dan menyeruhkan kepada masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam mengggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 dengan damai.(KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Bulan Ramadhan, Kantor Perwakilan BI Papua Barat Gelar Kick Off SERAMBI 2024

MANOKWARI

Lantik 2541 KPPS di Distrik Manokwari Barat dan Timur, Ketua KPU Manokwari Pesan Kerja Profesional

MANOKWARI

Perkuat Tali Silaturahmi, Kejati Papua Barat Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan di Manokwari

MANOKWARI

PLN dan Kejati Papua Barat Teken MoU, Kawal Proyek Strategis Nasional di Papua

MANOKWARI

Pengelolaan Dana SiLPA Kapitasi Tingkatkan Kualitas Layanan Program JKN

MANOKWARI

Festival Teluk Dore Siap Meriahkan HUT ke-127 Kabupaten Manokwari

MANOKWARI

Angkat Kearifan Lokal, Nama 4 Distrik dan 2 Kelurahan di Manokwari Dirombak

MANOKWARI

DJKI dan Otoritas KI Arab Saudi (SAIP) Sepakati Kerja Sama untuk Kemajuan Kekayaan Intelektual