Home / MANOKWARI / Papua Barat

Minggu, 8 Juni 2025 - 15:06 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Ransiki, Fokus Tekan Stunting dan Dukung Ekonomi Lokal

MANOKWARI SELATAN, Kumparanpapua.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menyosialisasikan penguatan gizi masyarakat di Hotel Srikandi, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan, pada Rabu, 4 Juni 2025. Program ini menjadi bagian dari inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka malnutrisi, khususnya di kalangan anak-anak dan ibu hamil.

Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Obet Rumbruren, Kepala Distrik Ransiki Hendrik, Staf Koordinator Promosi dan Edukasi Gizi BGN Mohamad Fadil Alchoiri, serta tokoh masyarakat setempat.

Obet Rumbruren menegaskan komitmennya mendukung penuh program ini dalam rangka mencerdaskan generasi muda Indonesia. “Program ini krusial karena menyediakan makanan bergizi siap santap. Masyarakat tidak perlu menyiapkan sendiri, karena makanan akan dikirim langsung ke sekolah atau lokasi yang telah ditentukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Hermus Matangkan Usulan Proyek Strategis Jelang Kunjungan Wapres ke Manokwari

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Dapur SPPG), serta memastikan bahwa anggaran program tetap berputar di tingkat masyarakat selama lima tahun ke depan.

Sementara itu, Mohamad Fadil Alchoiri dari BGN memaparkan Program Gizi Nasional (PGN) yang menargetkan penurunan angka stunting di Indonesia dari 20% menjadi di bawah 15%. Fokus utama PGN mencakup peningkatan sumber daya pangan, peran koperasi dalam penyaluran bahan baku gizi, penguatan SDM lokal, serta pemerataan ekonomi.

Target penerima manfaat PGN mencakup anak-anak PAUD, TK, SD, SMP, SMA, pesantren, serta ibu melahirkan dan balita. Di Manokwari Selatan, dua Dapur SPPG telah beroperasi di Ransiki dan Oransbari, melayani sekitar 7.000 penerima manfaat. Dapur ini tidak hanya menyediakan makanan sehat, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi sirkular dengan melibatkan pekerja lokal dan penggunaan bahan baku dari daerah.

Baca Juga :  Seruan "Anisto Bupati" menggema Saat Pendaftaran Bacaleg Partai Golkar

Kepala Distrik Ransiki, Hendrik, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program MBG. Ia berharap cakupan program dapat diperluas. “Harapan kami, ke depan tersedia satu dapur di setiap distrik agar pelaksanaannya lebih mudah dijangkau oleh sekolah-sekolah dan masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan program hingga ke seluruh kampung di Distrik Ransiki agar bantuan gizi dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Program MBG merupakan instruksi langsung dari Presiden RI dan melibatkan berbagai lembaga, termasuk DPR RI Komisi IX dan Kementerian Keuangan, guna memastikan pelaksanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Warga Binaan, Lapas Manokwari Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Papua Barat

MANOKWARI

Babinsa Manokwari Selatan Bantu Masyarakat Bersihkan Batu Kerikil Dan Ranting Pohon Di Kampung Maruni

MANOKWARI

Bulan Ramadhan, Kantor Perwakilan BI Papua Barat Gelar Kick Off SERAMBI 2024

MANOKWARI

PESTA SINOLI dan Torang Locavore 2026 Resmi Dibuka, BI Dorong Pemanfaatan Data dan Pangan Lokal

MANOKWARI

Bawaslu Manokwari Serahkan Rekomendasi Ke KPU Untuk Dilakukan PSU untuk 7 TPS di Manokwari Barat

MANOKWARI

KPU Manokwari Mulai Distribusi Logistik Pemilu 10 Februari 

MANOKWARI

Bupati Manokwari Janji Pekan Depan DPA Akan Diserahkan 

MANOKWARI

Demi Lingkungan Lestari, Pemkab Manokwari Stop Tambang Ilegal di Wasirawi