Home / MANOKWARI / Papua Barat

Minggu, 11 Agustus 2024 - 11:50 WIB

Ketua DAP Wilayah III Domberay Imbau warga Warga Tidak Terprovokasi dengan Ajakan Demo yang Mengganggu Kamtibmas

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Jelang perayaan HUT kemerdekaan RI 17 Agustus 2024, masyarakat khususnya yang ada di wilayah Papua Barat dihimbau untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Domberay, Keliopas Meidodga. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menolak segala bentuk ajakan demo yang dapat menyebabkan gangguan Kamtibmas.

Baca Juga :  Rekapitulasi Suara Parpol dan Calon Anggota DPR Provinsi Dapil Papua Barat 1 di Distrik Manokwari Timur, Partai GOLKAR Unggul

Kepada seluruh Masyarakat yang ada di wilayah Papua Barat, terutama yang ada di Kabupaten Manokwari tetap menjaga situasi Kamtibmas dan tidak mudah terprovokasi dengan ajakan untuk melakukan aksi demo,”ujarnya, Sabtu (10/8/2024).

Aksi demo yang dimaksud adalah Peringatan New York Agreement 1962 yang jatuh pada tanggal 15 Agustus yang berpotensi mengganggu prosesi perayaan HUT RI ke-79 pada 17 Agustus 2024.

Baca Juga :  High Level Meeting, Bupati Apresiasi Kinerja TP2DD Manokwari 

“Oleh karena itu, warga Papua Barat dihimbau untuk tidak ikut-ikutan, karena dapat mengganggu situasi Kamtibmas dan perayaan HUT kemerdekaan RI,”pungkasnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Pemkab Manokwari Dukung Program Makan Bergizi Gratis

MANOKWARI

YPMAK Tandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemprov Papua Barat dalam Pemberdayaan Masyarakat

MANOKWARI

Konsisten Majukan Budaya Daerah, 10 Kepala Daerah Digodok Dewan Juri PWI Pusat

MANOKWARI

Pasar Sanggeng Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru di Manokwari

MANOKWARI

Pemda Manokwari Akan Terbitkan Perda Penggunaan Noken di Pusat Perbelanjaan Gantikan Kantong Plastik

MANOKWARI

Alat Peraga Kampanye di Manokwari Mulai Ditertibkan

MANOKWARI

Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa, Obet Rumbruren Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

MANOKWARI

Awali Pembangunan Monumen IS Kijne, Hermus Tegaskan Pentingnya Merawat Sejarah Papua