Home / MANOKWARI / Papua Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:11 WIB

113 Guru Kabupaten Sorong Ikuti Pelatihan Kecerdasan Artifisial

SORONG, Kumparanpapua.com – Sebanyak 113 guru se-Kabupaten Sorong mengikuti Kelas Kecerdasan Artifisial (KA) bertajuk AI Goes To School (AIGTS) yang digelar di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang digagas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memahami, menggunakan, dan mengintegrasikan teknologi kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran.

Program nasional AIGTS menargetkan pendampingan terhadap 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan dengan dukungan Google.org, Asian Venture Philanthropy Network (AVPN), dan Asian Development Bank (ADB).

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan KA, etika penggunaan teknologi, manajemen prompt, interaksi dengan Large Language Model (LLM), pembelajaran kreatif, pengelolaan kelas, hingga pemanfaatan KA untuk administrasi.

Baca Juga :  Gelar Donor Darah Sambut Hari Pengayoman Ke-79, Kanwil Kemenkumham Papua Barat Berhasil Kumpulkan Puluhan Kantong Darah

Program Officer AI Goes To School MAFINDO, Arya Budi Sutopo, mengatakan pelatihan tidak hanya mengajarkan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana guru dapat memanfaatkannya secara tepat dalam pekerjaan dan pembelajaran.

“Guru bisa menguasai AI, tetapi tidak sebatas menguasai. Guru juga harus tahu batasannya. Yang jelas adalah bagaimana AI itu tidak menggantikan guru, tetapi justru membantu kinerja guru,” ujar Arya.

Ia berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah masing-masing serta membagikannya kepada guru lainnya agar manfaat pelatihan semakin luas.

Sementara itu, Wakil Bupati Sorong Ahmad Sutedjo mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi kecerdasan artifisial penting bagi guru dan generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Baca Juga :  Kunjungan Wapres ke Manokwari, Bupati: Ini Momentum Berkat bagi Daerah

“Kegiatan ini sangat positif, terutama untuk para guru. Kalau bisa dilakukan di luar, nanti bisa kerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk pelaksanaan,” katanya.

Sutedjo berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan diintegrasikan dengan program literasi digital pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan.

Melalui pelatihan ini, 113 guru di Kabupaten Sorong diharapkan tidak hanya mampu menggunakan teknologi KA, tetapi juga memahami etika, batasan, serta penerapannya secara bertanggung jawab untuk mendukung proses pendidikan. (KP/Rls)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Jusuf Kalla Disambut Meriah di Manokwari, Hadiri Pelantikan Pengurus PMI dan DMI Papua Barat

MANOKWARI

Polbangtan Manokwari Wisuda 88 Sarjana Terapan Angkatan IV

MANOKWARI

Ketum DPP LDII: Umat Islam Bersyukur Indonesia Merdeka dan Memiliki Pancasila

MANOKWARI

GKPPI Hermon Sowi Gunung Rayakan HUT ke-16, Perkuat Sinergi Gereja, Pemerintah, dan Masyarakat

MANOKWARI

PUPR Kabupaten Manokwari Prioritas Penyusunan RDTR dan RTBL

MANOKWARI

LPS Perkuat Sinergi Media untuk Tingkatkan Literasi Keuangan di Papua Barat

MANOKWARI

MANOKWARI

DPRK dan Pemkab Manokwari Tandatangani Nota Kesepakatan KUPA-PPAS APBD Perubahan 2026