Home / MANOKWARI / Papua Barat

Jumat, 2 Juni 2023 - 13:16 WIB

Tangani Stunting, Pemkab Manokwari Akan Validasi Data

MANOKWARI,Kumparanpapua.com- Dalam upaya penanganan stunting, pemerintah kabupaten Manokwari akan berupaya agar validasi data menjadi acuan dalam menangani dan melakukan intervensi kasus stunting.

Hal tersebut disampaikan oleh bupati Manokwari, Hermus Indou dalam sambutannya pada Acara Pencanangan Kebijakan Intervensi Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Manokwari Tahun 2023 di ruang Auditorium DPD PWKI Papua Barat, Jl. Trikora Sowi IV Manokwari Papua Barat, jumat (2/6/2023).

Menurutnya, dalam upaya penanganan penurunan stunting di Kabupaten Manokwari, Pemkab Manokwari dari aspek kebijakan perencanaan akan melakukan validasi data. Hal ini penting, mengingat terjadi kesenjangan data yang berimbas pada pembentukan opini publik yang negatif terhadap pemerintah daerah.

“Ada tim merilis data yang berbeda dengan data sesungguhnya di lapangan dan data kita, sehingga data ini membangun persepsi publik yang negatif terhadap upaya Pemda dan juga angka stunting seluruhnya. Kita berharap kita menuju pada satu data. Data yang dirilis harus satu saja, jangan masing-masing merilis data lalu mempengaruhi opini publik. Jadi data kita harus real di lapangan by name by addres, siapa yang mengalami stunting,” terang Bupati.

Baca Juga :  Kepala Basarnas RI Kunker di Manokwari Cek Kesiapan Personil

Sehubungan dengan itu, pemda Manokwari telah menyiapkan regulasi, Peraturan Bupati (Perbup) untuk menindaklanjuti arahan Gubernur dalam menuntaskan angka stunting.

“Dalam Perbup, dimana mengorganisir semua pihak untuk bekerjasama dan mengadopsi konsep untuk menerapkan orangtua asuh didalam penanganan stunting di Kabupaten Manokwari,” jelas Bupati Hermus.

Baca Juga :  Gelar Workshop Bersama Insan Pers BPK Perwakilan Papua Barat Dorong Peran Media dalam Percepatan Tindaklanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK

Sementara dari aspek kelembagaan, Pemkab telah membentuk tim koordinasi penurunan stunting yang melibatkan semua OPD terkait termasuk TP-PKK sebagai leading sektor yang berperan aktif dalam beberapa waktu ini untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Manokwari.

“Dari sisi kebijakan anggaran ditengah keterbatasan, Pemda Manokwari tetap fokus untuk alokasikan penganggaran tidak hanya pada TP-PKK tapi juga kepada OPD terkait yang memiliki hubungan langsung dan fungsi dalam rangka penanganan stunting di Manokwari,” terangnya.

Pihaknya berharap Kebijakan Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Manokwari Tahun 2023 bisa dilakukan secara berkualitas dengan harapan tiga bulan kedepan angka penurunan stunting di Manokwari tuntas.(KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Tingkatkan Pemahaman Untuk Meraih Kesuksesan, DPD PWKI Gelar Seminar Langkah Sejuta Suluh, Hadirkan Merry Riana

MANOKWARI

Hermus Dorong Sinergi Pemprov–Pemkab Urus Izin Lahan Tambang, Soroti Ancaman Aktivitas Ilegal

MANOKWARI

Tak Lolos Tes Administrasi, Ratusan Massa Palang Kantor Bupati Manokwari

MANOKWARI

Sebanyak 172 Calon Jamaah Haji di Manokwari Ikut Bimbingan Manasik Haji

MANOKWARI

Tender Pekerjaan Kontruksi Pembangunan GLT Prodi Fak-Fak Dinilai Janggal 

Papua Barat

Stasi St. Antonius Jagiro Tahun 2025 Jadi Pusat Temu Orang Muda Katolik Paroki St. Yohanes Bintuni, 

MANOKWARI

Dekranas Tekankan Pentingnya Kemasan dan Digital Marketing bagi UMKM Papua Barat

MANOKWARI

Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Obet Rumbruren Bicara Peran Krusial SPPG