Home / MANOKWARI / Papua Barat

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Hermus Usul Pengelolaan SMA/SMK Kembali ke Provinsi, Soroti Keterbatasan Anggaran Daerah

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mendorong agar kewenangan pengelolaan pendidikan menengah, khususnya SMA dan SMK, dikembalikan ke pemerintah provinsi. Usulan ini dilatarbelakangi keterbatasan kemampuan fiskal daerah dalam menopang pembiayaan sektor tersebut.

Gagasan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Bupati se-Papua Barat bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026).

Hermus menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini belum cukup kuat untuk menanggung kebutuhan operasional pendidikan menengah dan kejuruan secara maksimal. Ia menyebutkan, total kebutuhan anggaran pendidikan di Kabupaten Manokwari dapat mencapai sekitar Rp300 miliar.

Baca Juga :  Idul Adha 1445H, LDII Papua Barat Sembelih 47 Ekor Sapi dan 7 Ekor Kambing

Menurutnya, daerah dengan kapasitas APBD besar mungkin tidak mengalami kesulitan serupa. Namun bagi Manokwari, keterbatasan fiskal menjadi tantangan nyata dalam menjaga kualitas layanan pendidikan di tingkat SMA dan SMK.

Lebih lanjut, Hermus menilai kebijakan melalui PP Nomor 106 Tahun 2021 yang mengalihkan kewenangan pengelolaan SMA/SMK ke kabupaten justru menimbulkan hambatan, terutama bagi daerah dengan kemampuan keuangan terbatas.

Ia berpandangan, pengelolaan pendidikan menengah akan lebih efektif jika kembali berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Hal tersebut, kata dia, juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Baca Juga :  Kloter 25 Jamaah Haji Papua Barat Kembali dari Tanah Suci, Kakanwil Kemenag PB Tegaskan Komitmen Layanan hingga Jamaah Tiba di Daerah

Dengan dasar itu, Hermus berharap pemerintah provinsi dapat kembali mengambil peran dalam pengelolaan SMA/SMK, sehingga pelayanan pendidikan di Manokwari bisa berjalan lebih optimal tanpa terkendala keterbatasan anggaran.

“Langkah ini penting agar penyelenggaraan pendidikan menengah dan kejuruan dapat berlangsung lebih efektif dan merata,” tegasnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

PELNI Manokwari Sosialisasi Pelni Mobile di MCM, Tingkatkan Kemudahan Pembelian Tiket

MANOKWARI

Ketua Klasis GKI Manokwari Imbau Warga Jaga Kamtibmas

MANOKWARI

Haji Fattah Daftar ke Partai Demokrat, Siap Ramaikan Kontestasi Pilkada Manokwari

ADVETORIAL

Sosialisasi Ranperda Minuman Beralkohol, DPRK Manokwari Libatkan Tokoh Agama dan Masyarakat

MANOKWARI

Perkuat Perlindungan KI, Kanwil Kemenkum Papua Barat Gelar Mobile IP Clinic di Manokwari

MANOKWARI

Louis Nelson Rumaikewi, Jabat Anggota DPRP Papua Barat PAW 

MANOKWARI

Kisah Harmoni Dua Guru Beda Latar: Menjaga Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

MANOKWARI

Sebanyak 526 Calon Anggota DPRD Dinyatakan Masuk DCS Oleh KPU Manokwari