TELUK BINTUNI, KumparanPapua.com – Sebanyak 817 peserta, ofisial, dan pendamping dari enam kabupaten mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni. Perhelatan ini mengangkat tema “Memuliakan Tuhan dengan Nyanyian, Menguatkan Persaudaraan di Tanah Papua Barat.”
Ketua Umum Panitia Pesparani Katolik IV Papua Barat, Joko Lingara, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan media pembinaan iman melalui pelayanan musik liturgi sekaligus memperkokoh persaudaraan antarumat Katolik di Papua Barat.
Menurutnya, setiap penampilan yang disuguhkan para peserta merupakan wujud pengabdian dan ungkapan syukur kepada Tuhan melalui nyanyian, mazmur, serta berbagai bentuk pelayanan seni liturgi.
Joko menjelaskan, pelaksanaan Pesparani bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan iman umat, memperdalam pemahaman terhadap liturgi Gereja Katolik, sekaligus mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas umat, terutama generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana melestarikan seni budaya lokal yang dapat dipadukan dalam kehidupan liturgi Gereja.
Ia menambahkan, Pesparani diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan kerukunan umat Katolik di Papua Barat, sekaligus menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili provinsi ini pada Pesparani Katolik tingkat nasional. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat sinergi antara Gereja, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun masyarakat yang beriman, berbudaya, dan berkarakter.
Pesparani IV Papua Barat diikuti kontingen dari enam kabupaten, yakni Teluk Bintuni selaku tuan rumah, Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana.
Selama pelaksanaan kegiatan, sebanyak 817 peserta akan berkompetisi dalam empat cabang perlombaan yang terbagi ke dalam 13 kategori.
Joko berharap seluruh rangkaian Pesparani IV Papua Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses, serta mampu melahirkan duta-duta terbaik yang akan mengharumkan nama Papua Barat pada ajang Pesparani Katolik tingkat nasional. (KP/03)














