Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Jumat, 22 Agustus 2025 - 20:48 WIB

Pria yang Diduga PPPK Pemprov Papua Barat Ditemukan Meninggal di THM Apuse Manokwari

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Seorang pria berinisial S (46), yang diduga merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Pemprov Papua Barat, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar di Tempat Hiburan Malam (THM) Apuse, Jalan Esau Sesa, Manokwari, Papua Barat.

Korban diduga meninggal dunia usai mengonsumsi minuman keras bersama seorang pramuria di dalam kamar.

“Ia, kemarin kita dapat laporan seorang ASN meninggal dunia di sebelah THM, meninggal dalam kamar,” kata Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan melalui Kasat Reskrim AKP Raja Putra Napitupulu, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga :  Perayaan HUT Ke 170 Pekabaran Injil, Pangdam XVIII/Kasuari Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Persatuan Menjaga Papua

Menurut Napitupulu, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat bersama seorang perempuan di kamar. “Saat mendatangi TKP, korban sudah tidak bernyawa, dalam keadaan tanpa memakai baju,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Hasil pemeriksaan medis juga menunjukkan korban sempat mengonsumsi minuman beralkohol saat berada di lokasi.

“Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga tidak mempermasalahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Organisasi Masyarakat (Ormas) Sahabat Polisi meminta pemerintah daerah untuk menertibkan tempat-tempat hiburan malam dan lokasi lain yang berpotensi menjadi praktik prostitusi ilegal di Manokwari.

Baca Juga :  Bupati Hermus Tutup SMANSA Cup IX: Wadah Pembinaan Talenta Muda dan Kebanggaan Alumni Manokwari

“Kami minta tempat yang berpotensi adanya prostitusi ilegal agar ditertibkan oleh pemerintah daerah dan pihak berwajib,” kata Ketua Ormas Sahabat Polisi, Jalil Lambara.

Menurut Jalil, pemerintah daerah jangan hanya fokus pada peredaran minuman beralkohol, tetapi juga harus menertibkan kos-kosan dan rumah yang dijadikan tempat bordir.

“Ini masalah sosial. Jangan pemerintah tinggal diam saja melihat persoalan ini. Kepolisian juga harus ambil peran,” tegasnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Skrining Riwayat Kesehatan Bantu La Ode Cegah Penyakit Kronis Sedini Mungkin

MANOKWARI

Pemkab Manokwari Dorong Semua Sekolah Terima Program Makan Bergizi Gratis, Orangtua Jadi Faktor Penolakan Terbesar

Papua

Layar Tancap Akar Rumput Menghadirkan Demianus Wasage dan Lamek Dowansiba

MANOKWARI

81 Pejabat dan Pegawai SAR Manokwari Ikut Uji Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan

MANOKWARI

Bupati Manokwari Terima Penghargaan Dari Menkumham 

MANOKWARI

Cuti Kampanye, Hermus Indou Serahkan SK Plt Bupati Manokwari Kepada Edi Budoyo

MANOKWARI

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ketua LMA Masni Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Kedamaian
Anggota dan Ketua KPU se PB bersama Anggota KPU RI, Idham Holik

MANOKWARI

Pendaftaran Dimulai 27 Agustus 2024, Tim Calon Diminta Aktif Berkomunikasi ke KPU Manokwari