Home / MANOKWARI / Papua Barat

Kamis, 2 Maret 2023 - 22:34 WIB

Pemerintah Gelar FGD Evaluasi RAP 2023 Dana Otsus Spesifik Grand dan DTI

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Rencana Anggaran dan Program (RAP) Tahun Anggaran 2023 Kabupaten/Kota Se-Papua Barat dan Papua Barat Daya, Kamis (2/3/023).

Evaluasi RAP penyesuaian yang dilaksanakan adalah Evaluasi sumber dana Otsus 1%, Otsus 1,25% dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI).

Kepala Bidang Perencanaan Otsus Bappeda, Legius Wanimbo menyampaikan, didalam Peraturan Pemerintah Nomor 107 Tahun 2021 pasal 21 dan pasal 26, Gubernur didampingi oleh Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, melakukan evaluasi atas rencana anggaran dan program (RAP) yang telah ditentukan Penggunaannya atau spesifik grand yaitu setara 1,25% DAU Nasional dana Dana Tambahan Infrastruktur (DTI).

Selain itu, menindaklanjuti surat dirjen perimbangan keuangan, kementerian keuangan, sebagai tindaklanjut terbitnya PMK 206 tahun 2022, pada point ke-3, bahwa penyesuaian RAP Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Papua Barat Daya disampaikan dan dievaluasi oleh Provinsi Papua Barat.

Baca Juga :  Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2024, Mendorong Partisipasi Aktif Generasi Muda Dalam Pembangunan

Dijelaskan, Indikator Evaluasi RAP dilakukan terhadap ; Kesesuaian antara usulan program dengan RIPPP dengan memperhatikan hasil Musrenbang otsus, Kesesuaian usulan program dengan kewenangan Kabupaten/Kota, Sinergi usulan rencna program dan kegiatan Kabupaten/Kota dengan rencana program dan kegiatan Provinsi.

“Selain itu juga Evaluasi RAP dilakukan terhadap Kewajiban nilai program dan kegiatan, Asas efisiensi dan efektivitas, Hasil pemantauan dan evaluasi penerimaan dalam rangka Otsus Provinsi Papua Barat, serta Sinergi dengan rencana anggaran dan program penggunaan penerimaan yang bersumber dari tambahan DBH Migas Otsus dan penggunaan penerimaan yang bersifat umum (block grand) setara 1% DAU Nasional,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, indikator persentase dan penggunaan penerimaan dana Otsus sesuai amanat UU No.2 Tahun 2021, dana Otsus 1,25% (spesifik grand) diperuntukkan bagi belanja pendidikan 30%, belanja kesehatan 20%, dan belanja pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Sementara dana tambahan infrastruktur (DTI) dengan peruntukan infrastruktur perhubungan, energi listrik, air bersih, telekomunikasi dan infrastruktur sanitasi lingkungan.

Baca Juga :  Bupati Manokwari Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Mantan Bupati Bastian Salabai

Dilaporkan Legius, dari 13 Kabupaten/Kota terdapat 2 Kabupaten/Kota yang belum mengirimkan kembali RAP penyesuaian sehingga masih berstatus perbaikan di aplikasi SIKD Otsus yaitu Kota Sorong dan Kabupaten Tambrauw.

RAP penyesuaian Kabupaten/Kota untuk sumber dana Otsus 1% yang telah sesuai di aplikasi SIKD yaitu Kabupaten Sorong, Manokwari Selatan, Kaimana, Teluk Wondama, Raja Ampat. Sementara RAP penyesuaian Kabupaten /Kota untuk sumber dana DTI yang telah sesuai di aplikasi SIKD yaitu Kabupaten Manokwari Selatan.

“RAP penyesuaian Kabupaten/Kota yang masih berstatus perbaikan dan review perbaikan akan ditindaklanjuti dalam evaluasi RAP selama dua hari ini,” ujarnya.

Hasil pembahasan dan evaluasi RAP penyesuaian akan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Evaluasi RAP oleh evaluator Provinsi dan perwakilan Kabupaten/Kota. (KP-02)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Kanwil Kemenkumham Papua Barat Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas dan Perjanjian Kinerja 2025 Secara Digital

MANOKWARI

Bupati Manokwari Launching Dua Inovasi Strategis Pemerintah Kabupaten Manokwari: Forum CSR Ekonomi dan Klinik On Kampung Kabupaten Manokwari

MANOKWARI

Tingkatkan Pelayanan, Bupati Serahkan 4 Unit Motor Untuk Puskemas

MANOKWARI

Ketum PPP Serahkan SK B1-KWK Bagi 5 Paslon Kepala Daerah di Papua Barat

MANOKWARI

Peserta Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan Layanan Berobat dengan JKN

MANOKWARI

Waterpau Harap Kolaborasi Semua Pihak Dukung Karya UMKM di Papua Barat

MANOKWARI

Ketua MPI Papua Barat Ajak Masyarakat Jaga Keamanan di Fakfak

MANOKWARI

Yosi liling Nahkodai Ketua IPTM Periode 2022-2025