Home / MANOKWARI / Papua Barat

Jumat, 14 November 2025 - 13:59 WIB

Dekranasda Manokwari Periode Baru Resmi Dilantik, Targetkan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, resmi melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manokwari periode 2025–2030, Jumat (14/11/2025). Pelantikan ini dianggap sebagai momentum untuk melanjutkan program sebelumnya sekaligus memperkuat peran Dekranasda sebagai motor ekonomi kreatif di daerah.

Bupati Hermus menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik, menjadi teladan bagi pelaku UMKM, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan pengrajin dan mama-mama Papua di Kabupaten Manokwari.

“Dekranasda bukan hanya pendamping UMKM, tetapi juga rumah kreatif yang menjaga warisan budaya sekaligus jembatan kesejahteraan masyarakat. Organisasi ini memiliki peran strategis dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal,” ujar Hermus.

Baca Juga :  Dorong Sertifikasi Bagi RPH di Papua Barat dan Papua Barat Daya, Kemenag Manokwari Kerjasama dengan BI Perwakilan PB Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

Ketua Dekranasda Manokwari, Febelina Indou, menekankan bahwa pelantikan ini merupakan awal dari kerja lima tahun ke depan, bukan sekadar seremonial. Ia memaparkan tiga fokus utama program Dekranasda periode ini:

 

 

Memperkuat sinergi dari pusat hingga daerah – Dekranasda akan menjadi mitra strategis pemerintah, menyelaraskan program kerja dengan Dekranasda Provinsi, Dekranas Nasional, serta arah pembangunan Kabupaten Manokwari.

 

 

Kolaborasi lintas sektor – Bekerja sama dengan OPD, dunia usaha, akademisi, dan komunitas pengrajin untuk mempercepat pengembangan UMKM dan kerajinan lokal.

Baca Juga :  Fordasi 2023, Bupati Manokwari Lahirkan kebijakan Pembangunan yang Bisa Bekerjasama Antara Provinsi yang Satu dengan Provinsi Lainnya 

 

 

Penguatan produk lokal – Mengembangkan kualitas, desain, kemasan, dan legalitas produk khas Manokwari, termasuk kuliner, kriya ukir, rajutan noken serat nanas, ukiran manik-manik, dan fashion berbasis motif lokal.

 

 

Febelina juga menekankan pentingnya penguasaan promosi digital dan e-commerce. Ia berharap produk-produk Manokwari tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Kita akan memfasilitasi pelatihan digital marketing dan strategi promosi agar produk kuliner dan kriya Manokwari semakin dikenal luas,” tutupnya.

 

 

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Manokwari, DPR RI Tekankan Pengawasan Ketat

MANOKWARI

Balai GTK Papua Barat Bekali 128 Sekolah dengan Coding dan Kecerdasan Artifisial

Jakarta

Billy Mambrasar Dorong Menteri Koperasi Buka Akses Permodalan untuk Anak Muda Papua

MANOKWARI

Pemerintah Resmikan Kepengurusan Baru Dewan Koperasi Nasional

MANOKWARI

Pencarian Iptu Tomi Tetap Dilakukan Meski Diterpa Hujan Deras di Sungai Rawara

MANOKWARI

Pekan Pembayaran PBB dan Launching Noken Payment Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak 

MANOKWARI

Bupati Manokwari Tinjau Kantor OPD, Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Maksimal

MANOKWARI

HUT RI Ke 79, Pemkab Manokwari Sukses Kibarkan Merah Putih