Home / MANOKWARI / Papua Barat

Sabtu, 8 November 2025 - 13:04 WIB

Pemkab Manokwari Siapkan Rp12,3 Miliar Lindungi 27 Ribu Warga Lewat JKN 2026

 

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menjamin layanan kesehatan bagi 27.000 warga melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2026.

Komitmen Pemkab Manokwari dituangkan dalam rencana kerja program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) tahun 2026 yang diserahkan secara simbolis Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan bersama Bupati Manokwari Hermus Indou kepada BPJS Kesehatan Manokwari pada peringatan HUT ke-127 Kabupaten Manokwari, Sabtu.

 

“Pemkab Manokwari siap anggaran Rp12,3 miliar melalui APBD 2026 untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada 27.000 warga,” kata Bupati Manokwari Hermus Indou.

 

Ia mengatakan, Jamkesda Manokwari diperuntukkan bagi peserta JKN kategori Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU-BP).

 

Perlindungan 27.000 warga dalam program JKN merupakan wujud komitmen Pemkab Manokwari dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Bangun Kesadaran Hukum di Kalangan Aparatur Pemerintah, Kajari Manokwari Sosialisasi Pendampingan Hukum Proyek Startegis

 

Pemkab Manokwari telah mengalokasikan anggaran Jamkesda sejak 2022 dan terus berlanjut hingga tahun 2026.

 

Jamkesda merupakan upaya daerah mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) yang telah dicapai Kabupaten Manokwari sejak 2023.

 

“Pembiayaan Jamkesda ini kami lanjutkan setiap tahun untuk memastikan masyarakat miskin tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa kendala biaya,” ujarnya.

 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari dr. Dwi Sulistyono Yudho menjelaskan, pembiayaan jamesda tahun 2026 adalah kelanjutan dari tahun ini.

 

Dimana tahun ini Pemkab Manokwari telah membiayai 29.271 warga dengan total anggaran Rp12,5 miliar. Dari jumlah itu, 24.149 warga sudah terdaftar aktif sebagai peserta JKN dan kuota masih sisa untuk 5.122 orang.

Baca Juga :  Jamin Hak Dasar Masyarakat Rentan, Pemkab Manokwari, Kejaksaan, BPS, dan BPJS Kesehatan Jalin Kerjasama

 

Warga yang memiliki KTP Manokwari namun belum terdaftar dalam JKN dapat mengajukan pendaftaran melalui Dinas Sosial Kabupaten Manokwari. Data yang telah diverifikasi kemudian diaktifkan oleh BPJS Kesehatan.

 

“Kabupaten Manokwari sudah berstatus UHC prioritas, sehingga proses aktivasi kepesertaan JKN berjalan cepat dan mudah,” kata Dwi.

 

Ia mengatakan, dengan adanya Jamkesda dari Pemkab Manokwari maka warga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang dinonaktifkan oleh pemerintah pusat dapat digantikan melalui Jamkesda.

 

“Selama warga tersebut memiliki KTP Manokwari dan memenuhi syarat maka pembiayaan JKN yang tadinya ditanggung pemerintah pusat dapat digantikan oleh Jamkesda Pemkab Manokwari,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Bupati Manokwari,Hermus Indou(Foto :Kp03/Kumparanpapua.com

MANOKWARI

Efisienkan Anggaran, ASN di Pemda Manokwari Akan Didata Kembali

MANOKWARI

Manfaatkan Fitur BUGAR Pada Aplikasi Mobile JKN Untuk Memantau Kesehatan Peserta JKN

MANOKWARI

Perayaan Idul Fitri , Wakil Bupati Manokwari Mengajak Warga Untuk Saling Menghormati

Papua Barat

Pertamina Patra Niaga Bersinergi dengan Disperindag Manokwari, Pastikan Suplai LPG Bagi Masyarakat

MANOKWARI

BPJS Kesehatan Manokwari Perkuat Kepesertaan JKN bagi PPNPN, Honorer, dan PPPK

MANOKWARI

Pembangunan Paroki Santo Agustinus Manokwari Dimulai, Simbol Iman dan Kebersamaan Umat

MANOKWARI

APBDP Manokwari Tahun 2023 Diestimasi Mengalami Kenaikan Menjadi 1, 657 Triliun

MANOKWARI

Pemprov PB Akan Menerima Penghargaan di UHC Awards Tahun 2024