Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 29 Oktober 2024 - 09:18 WIB

Pilkada 2024, Komnas HAM Harap Kelompok Rentan Mendapatkan Sosialisasi 

MANOKWARI , Kumparanpapua.com – Kepala Komisi Nasional HAM Republik Indonesia Perwakilan Papua , Frits Ramandei mengatakan bahwa terkhusus bagi kelompok rentan yang ada di tahanan-tahanan seperti Lapas, Rumah Sakit itu perlu mendapatkan sosialisasi pengetahuan tentang Pemilukada.

Ramandei menekankan bahwa komnas HAM RI Perwakilan Papua mengingatkan kepada penyelenggara dan pengawas Pemilukada untuk memastikan bahwa Hak warga Negara itu tidak hilang .

Pihaknya berharap agar adanya sosialisasi yang cukup bagi masyarakat , agar masyarakat juga bisa turut berpartisipasi dalam Pemilukada Tahun 2024.

Pihaknya mengingatkan Bawaslu dan KPU baik itu di tingkat Provinsi Papua Barat maupun 7 Kabupaten Kota untuk bisa melibatkan wartawan secara baik dan benar dalam rangka sosialisasi pendidikan Pemilih .

” KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas harus membuka ruang yang lebih luas dan melibatkan wartawan sebagai Mitra Strategis dalam rangka menyukseskan Pemilukada Tahun 2024 ” Harapnya.

Baca Juga :  HUT Ke-80 Tahun RI, Pemkab Manokwari Akan Gelar Upacara Bendera
Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandei

Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua juga mengungkapkan bahwa di Provinsi Tanah Papua Pertama kalinya gubernur akan dipilih secara langsung terutama di Papua Barat itu akan melawan kota kosong.

” Ingat kotak kosong itu jangan sampai dibuat menjadi tamu, tetapi KPU dan Bawaslu terutama KPU harus menjelaskan bahwa apa itu kotak kosong dan itu sangat penting tetapi juga siapa yang menjadi tandem dari kotak kosong , Sehingga tidak ada kesan intimidasi , itu penting jadi sekali lagi ” Terangnya.

Selain itu, Polda Papua yang membawahi Polda Papua dan Polda Papua Barat itu telah memberikan catatan bahwa ada beberapa daerah sampelan yang ditandai tanda merah misalnya kabupaten Maybrat dan Teluk Bintuni.

Baca Juga :  DPRK Manokwari Setujui Ranperda APBD Perubahan 2025 dengan Sejumlah Catatan

“Dan di Papua Barat itu ada Manokwari Selatan , Pegunungan Arfak yang masih ada diduga di dalam tradisi adat mereka masih menggunakan senjata, ini juga menjadi penting untuk perhatian bagi penyelenggara untuk melakukan sosialisasi yang baik dan benar” ungkapnya.

Pihaknya berharap pemilu itu harus berjalan dengan baik dan benar dengan memastikan bahwa kelompok rentan itu jangan sampai terintimidasi .

“Melalui Forum Group Diskusi (FGD) Komnas HAM sangat berharap untuk insan PERS menjadi pilar demokrasi terdepan untuk memastikan bahwa warga negara itu bisa mengakses secara langsung proses Pemilukada yang baik dan benar” Harapnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

KPU Manokwari Peringati HUT RI Ke-78 Tahun dengan Busana Adat

MANOKWARI

Ini Sejumlah Rekomendasi Dewan Terhadap LKPJ Bupati 

MANOKWARI

Prof. Dr. Roberth K. R. Hammar Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Caritas Indonesia

MANOKWARI

BPJS Kesehatan Manokwari Perkuat Kepesertaan JKN bagi PPNPN, Honorer, dan PPPK

MANOKWARI

Kanwil Kemenkum Papua Barat Gelar FGD untuk Pemutakhiran Standar Pelayanan Publik Sesuai ORTA

MANOKWARI

Haji Fattah Daftar ke Partai Demokrat, Siap Ramaikan Kontestasi Pilkada Manokwari

MANOKWARI

Pertumbuhan Ekonomi Papua barat semester I Tahun 2025 Capai 11.11 Persen

MANOKWARI

Kemenkumham Garda Terdepan Menjaga Hukum dan Hak Asasi Manusia