Home / MANOKWARI / Papua Barat

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:26 WIB

Pertemuan Strategis: Manokwari dan Tiongkok Bahas Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

MANOKWARI , Kumparanpapua.com – Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, turut menyambut kedatangan Ketua Delegasi Tiongkok, Prof. CC. Chan, GBS., BSc., MSc., PhD., HonDSc., HonDTec, bersama rombongan di Bandara Rendani Manokwari, Senin (6/10/2025).

‎Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja delegasi Tiongkok untuk menjajaki peluang kerja sama dan investasi di berbagai sektor di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Manokwari.

‎Wakil Bupati Mugiyono menyampaikan bahwa kehadiran delegasi Tiongkok diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua pihak, terutama dalam bidang sumber daya alam, lingkungan, pendidikan, dan ekonomi.

‎“Pertemuan akan dilanjutkan di Kantor Gubernur Papua Barat bersama pemerintah provinsi dan Pemda Manokwari. Pembahasan difokuskan pada kerja sama dan persaudaraan, termasuk penambangan ramah lingkungan serta investasi di berbagai bidang,” ujar Mugiyono.

Baca Juga :  Festival Teluk Dore Akan Warnai HUT Kota Manokwari Ke-125 Tahun

‎Ia menjelaskan, pihak delegasi Tiongkok membawa konsep penambangan hijau (green mining) yang menekankan pada teknologi tanpa polusi dan tidak merusak alam. Teknologi tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya alam di Papua Barat agar masyarakat Papua menjadi pihak pertama yang merasakan manfaatnya.‎“Diskusi juga membahas pentingnya menjaga lingkungan dalam setiap bentuk pemanfaatan sumber daya. Prinsipnya, pembangunan harus tetap memperhatikan keseimbangan alam,” tambahnya.

‎Mugiyono menyebutkan, terdapat tiga miliuner yang turut hadir bersama Ketua Delegasi, dengan potensi kekayaannya yang sangat besar, bahkan mencapai ribuan triliun rupiah.

Baca Juga :  Pesparawi XIV Se-Tanah Papua Tingkat Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya Resmi Dibuka, Diikuti 1.746 Peserta

‎Selain sektor pertambangan, kerja sama juga mencakup bidang kesehatan dan pendidikan. Salah satu teknologi kesehatan yang diperkenalkan adalah alat deteksi inovatif yang dapat memeriksa kondisi tubuh hanya melalui satu tetes darah, dengan hasil yang dapat diketahui secara cepat.

‎Delegasi Tiongkok juga menunjukkan minat terhadap sektor perikanan, khususnya dalam penjualan ikan tuna dari Papua Barat. Mereka bahkan siap menjadi mediator dalam mendatangkan investor untuk sektor tersebut.

‎Lebih lanjut, Mugiyono menjelaskan bahwa rencana kerja sama ini akan melibatkan beberapa kementerian, termasuk Kementerian Investasi/BKPM serta Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi, guna memastikan tindak lanjut di tingkat pusat dan daerah berjalan sesuai mekanisme masing-masing.

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Bupati Hermus Tegaskan Larangan ASN Pemkab Manokwari Pindah Tugas Tanpa Izin

MANOKWARI

Angkat Kearifan Lokal, Nama 4 Distrik dan 2 Kelurahan di Manokwari Dirombak

MANOKWARI

Pelaku UMKM di Manokwari Selatan Dukung Program Ekonomi Kreatif Pemerintah

MANOKWARI

Berbekal Pengalaman dan Kinerja Menjadi DPD RI, Filep Wamafma Kembali Bertarung Pada Pemilu 2024

MANOKWARI

BPJS Kesehatan Perkuat Upaya Pengelolaan Anti Gratifikasi

MANOKWARI

Ranperda Pembentukan Perangkat Daerah Disetujui, Pemerintah Siap Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik

MANOKWARI

PLN dan Kejati Papua Barat Teken MoU, Kawal Proyek Strategis Nasional di Papua

MANOKWARI

Dekranasda Manokwari Periode Baru Resmi Dilantik, Targetkan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal