Home / MANOKWARI / Papua Barat

Jumat, 10 Mei 2024 - 20:09 WIB

Pembangunan Ruang Terbuka Publik Borasi Capai 52 Persen

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Usai meninjau Pembangunan Pasar Sentral Sanggeng, Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama dengan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kementerian PUPR melakukan peninjauan langsung kemajuan dari pelaksanaan pekerjaan pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borasi, Jumat (10/5/2024).

Ruang Terbuka Publik (RTP) Borasi merupakan salah satu proyek strategis dan nasional di Kabupaten Manokwari.

Bupati Manokwari, Hermus Indou menyampaikan bahwa dalam peninjauan ini dilakukan monitoring dan juga evaluasi terhadap perencanaan dan juga pelaksanaan dari pekerjaan RTP Borasi.

“Kita berharap ada kesesuaian antara perencanaan dan juga pelaksanaan jadi harmonisasi dalam pelaksanaan pekerjaan untuk bisa terwujud. Disamping itu kita juga memastikan progres atau kemajuan dari pelaksanaan pekerjaannya”, jelasnya.

Bupati mengungkapkan, untuk kemajuan RTP Borasi sudah mencapai sekitar 52 persen dan akan terus mengalami kemajuan dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga :  LMA Papua Barat Ingatkan Pansel DPRK untuk Bergerak Cepat, Maurits Saiba : Ikuti Aturan

“Kita bersyukur hari ini kita ada di Borasi yang pekerjaannya sudah sangat luar biasa dan kita berharap nanti penataan di sisi lapangan dan juga landscape di luar area utama ini bisa juga akan segera dikerjakan”, ucap Hermus.

Selanjutnya, pembangunan yang kemudian menjadi beban Pemerintah Pusat dan juga menjadi beban Pemda Manokwari ini akan segera dituntaskan sehingga tahun 2025 ini RTP Borasi sudah fungsional memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari.

Sementara itu, untuk proyek strategis yang lainnya seperti aliterase pembangunan jalan dan juga jembatan menuju Bandar Udara rendani dalam dua minggu ini sedang melakukan konsolidasi untuk penyelesaian hak ulayat atau ganti rugi tanah dan juga uang santunan kepada masyarakat yang tinggal di bandara.

“Sedangkan untuk pembangunan jalan sujarwo condronegoro sudah masuk Pada tahapan pelaksanaan, jadi pelaksanaan pengadaan tanah sendiri persiapan sudah kita lewati dan tahap pelaksanaan sekarang itu bagaimana KJPT akan turun untuk menilai semua objek tanah dan juga bangunan yang terdampak lalu kemudian kita masuk tahap musyawarah lalu kemudian akan dilaksanakan ganti rugi terhadap semua objek yang ada setelah itu baru proses pembangunan bisa dilaksanakan”, jelasnya.

Baca Juga :  Waterpau Harap Kolaborasi Semua Pihak Dukung Karya UMKM di Papua Barat

Hermus menambahkan, bahwasanya membangun itu tidak sesederhana yang dipikirkan, karena menyangkut banyak hal. Salah satunya masyarakat terdampak yang tidak bisa diabaikan.

“Kita berharap ini masyarakat bisa bersabar. Tapi inilah yang kita bisa lakukan untuk masyarakat di Kabupaten Manokwari. Mudah-mudahan dengan keberhasilan dari beberapa program yang kita laksanakan di tahun ini akan membuka pintu lagi untuk program strategis lainnya”, harap Hermus. (*KP03)

Share :

Baca Juga

Papua Barat

Uskup Manokwari-Sorong Kukuhkan Dewan Juri, Pesparani IV Papua Barat Siap Lahirkan Talenta Terbaik

MANOKWARI

Kunjungan Wapres ke Manokwari, Bupati: Ini Momentum Berkat bagi Daerah

MANOKWARI

HUT Ke-67 Legiun Veteran RI Kabupaten Manokwari, Bupati: Sejarah Adalah Akar

MANOKWARI

Dekranasda Kabupaten Manokwari Gelar Perayaan Lepas Sambut

MANOKWARI

Pasar Sanggeng Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru Manokwari, Pemerintah Selesaikan Business Plan

MANOKWARI

Perdana Penerbangan Cargo Citilink Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Manokwari

MANOKWARI

Pendapatan Daerah Kabupaten Manokwari Tahun 2023 Terealisasi 87,7 Persen

BUDAYA

Indonesia Darurat Demokrasi, Aktivis Mahasiswa Seruduk Kantor DPRD Papua Barat