Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 14 April 2026 - 23:41 WIB

Hermus Soroti Kerja Sama Investor Tiongkok, Tekankan Kemandirian Daerah

MANOKWARI , Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menanggapi rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Barat dengan investor asal Tiongkok terkait peluang investasi di sejumlah sektor, termasuk pengembangan Bandara Rendani Manokwari.

Dalam sambutannya pada penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026 di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Selasa (14/4/2026), Hermus mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menaruh harapan berlebihan terhadap pihak luar.

“Saya mendapat informasi bahwa Pemprov Papua Barat menggandeng investor dari Tiongkok. Perlu dipahami bahwa setiap investor pasti memiliki kepentingan, sehingga kita tidak boleh terlalu berharap,” ujar Hermus.

Baca Juga :  KPU Manokwari Gelar Rakor terkait Pembatasan Pengeluaran Dana Kampanye

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya lebih fokus mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta membangun komunikasi yang kuat dengan pemerintah pusat guna mendorong percepatan pembangunan, khususnya Bandara Rendani.

Ia menjelaskan, langkah konkret seperti pembebasan lahan di sekitar kawasan bandara perlu diprioritaskan agar proses pengembangan, termasuk perpanjangan runway, dapat segera direalisasikan.

“Kita harus memanfaatkan sumber daya yang ada dan meyakinkan pemerintah pusat. Jangan terlalu bergantung pada negara lain, karena kewenangan utama tetap berada di pemerintah pusat, sementara kita hanya pemerintah daerah,” tegasnya.

Hermus juga menekankan pentingnya keseriusan dalam mengelola potensi daerah agar Manokwari sebagai ibu kota provinsi dapat berkembang lebih maju.

Baca Juga :  Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2024, Mendorong Partisipasi Aktif Generasi Muda Dalam Pembangunan

“Kalau kita tidak bersuara dan bertindak, maka pembangunan di Manokwari akan berjalan di tempat,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua Barat diketahui tengah menjajaki kerja sama investasi senilai Rp7 triliun bersama delegasi investor Tiongkok. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan Bandara Rendani sebagai gerbang ekonomi modern dengan rencana pembangunan runway sepanjang 2.500 meter dan fasilitas garbarata.

Selain sektor transportasi udara, peluang kerja sama juga mencakup bidang pertanian, teknologi, jaringan satelit, serta sektor strategis lainnya.  (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Tender Pekerjaan Kontruksi Pembangunan GLT Prodi Fak-Fak Dinilai Janggal 

MANOKWARI

Seminar Budaya Nasional TOLABEMA: Tongkonan dan Kaki Seribu Jadi Simbol Persatuan dan Kearifan Lokal

MANOKWARI

Febelina Indou Komitmen Tiga Bulan Stunting Bisa Teratasi

MANOKWARI

Pelantikan Pengurus KONI Papua Barat, Marciano Minta Pengurus Siapkan Cabor Unggulan

MANOKWARI

Musrenbang RPJPD, RKPD dan Musrenbang Otsus Papua Barat Diharapkan Hasilkan Usulan Prioritas 

MANOKWARI

Anggota DPR RI Obet Rumbruren Tekankan Pengawasan Ketat dan Integritas dalam Program Makan Bergizi Gratis

MANOKWARI

Buka Grand Prix Manokwari Choir Competition 2023, Bupati Manokwari Harap Menjadi Sarana Pembinaan Generasi Muda

MANOKWARI

Cek Kesiapan Personil, Kodam XVIII Kasuari Gelar Apel Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024