Home / MANOKWARI / Papua Barat

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:26 WIB

Densus 88 dan MUI Manokwari Perkuat Edukasi Pencegahan Radikalisme Digital Melalui Podcast RRI

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Papua Barat Densus 88 Antiteror Polri bersama Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Manokwari menggelar dialog interaktif melalui podcast bertajuk pencegahan radikalisme digital di kalangan anak dan remaja, Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut disiarkan secara langsung melalui PRO 1 RRI Manokwari.

Dialog menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Satgaswil Papua Barat Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Gede Suardana, serta Ketua MUI Kabupaten Manokwari, H. Baharudin Sabolla. Acara dipandu presenter RRI Manokwari, Lan Litimi.

Dalam dialog tersebut, para narasumber membahas berbagai upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme di ruang digital, khususnya yang menyasar anak-anak dan generasi muda melalui media sosial maupun platform digital lainnya.

Baca Juga :  Galeri Dekranasda Manokwari Dilaunching Bupati Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Kombes Pol Gede Suardana mengatakan perkembangan teknologi informasi saat ini memberikan dampak positif, namun juga membuka ruang bagi penyebaran konten negatif dan paham radikal yang dapat mempengaruhi pola pikir generasi muda apabila tidak diawasi dengan baik.

 

Menurutnya, peran orang tua, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting dalam memberikan edukasi kepada anak terkait penggunaan media digital secara bijak dan aman.

 

“Anak-anak saat ini sangat dekat dengan internet dan media sosial. Karena itu perlu pengawasan dan pendampingan agar mereka tidak mudah terpapar konten yang mengandung ujaran kebencian, intoleransi, maupun ajakan radikalisme,” ujarnya.

Baca Juga :  Kajati Papua Barat Lantik Wakajati , 3 Kajari dan 3 Koordinator

 

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Manokwari, H. Baharudin Sabolla, menegaskan bahwa pemahaman agama yang moderat dan toleran menjadi salah satu langkah penting dalam menangkal berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat.

 

Ia mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan kepada anak sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan di media digital.

Melalui kegiatan tersebut, Densus 88 Antiteror Polri bersama MUI Kabupaten Manokwari berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi digital serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyebaran radikalisme di dunia maya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Bupati Manokwari Lantik Panitia Pemilihan dan Pengawas MRPB Kabupaten Manokwari Periode 2023-2028
Pj Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere dan Ketua Bawaslu Papua Barat, Elias Idie usai teken NPHD Dana Pengawasan Pilkada 2024 (Foto : Istimewa)

MANOKWARI

Teken NPHD, Pemprov PB Hibahkan Rp.55.044 Miliar Dana Pengawasan Pilkada 2024 Kepada Bawaslu 

MANOKWARI

Lomba Cerita dan Baca Indah Alkitab Meriahkan Paskah 2025 di GKI Efrata Wosi

MANOKWARI

Pasca Pilkada dan Jelang Nataru Ketua Parjal Manokwari Imbau Warga Manokwari Jaga Kambtibnas

MANOKWARI

Manokwari Tingkatkan Partisipasi Publik dalam Penyusunan RDTR Kota

MANOKWARI

Kunjungan Wapres ke Manokwari, Bupati: Ini Momentum Berkat bagi Daerah

MANOKWARI

Perkuat Tali Silaturahmi, Kejati Papua Barat Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan di Manokwari

MANOKWARI

Papua Barat resmi buka tahapan pencalonan anggota DPRP-DPRK