Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:05 WIB

Datangi Kantor Bupati, GPKAI MD YMNN Sampaikan Aspirasi Kota Injil Manokwari

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menerima aspirasi dari Gabungan 33 gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Majelis Umum se-Indonesia, Majelis Daerah YMNN Leshim Nimbay Prafi, yang mengusulkan agar Manokwari ditetapkan sebagai Kota Injil pada, Rabu (16/7/2025).

Ketua panitia sekaligus Sekretaris MD YMNN, Demus Saiba, mengatakan bahwa aspirasi ini merupakan suara umat Kristiani, khususnya masyarakat Arfak, yang menilai pentingnya menjadikan Manokwari sebagai rumah doa bagi semua suku, budaya, bahasa, dan agama.

“‎kami merasa pentingnya menjadikan Manokwari sebagai rumah doa bagi semua suku, budaya, bahasa, dan agama, sesuai dengan ajaran Injil,” katanya.

Dalam pernyataannya, GPKAI juga mengusulkan beberapa poin terkait visi kota Injil, di antaranya larangan aktivitas komersial pada hari Minggu, penutupan tempat hiburan malam, serta pelarangan terhadap konsumsi alkohol dan narkotika.

Baca Juga :  DPRK Manokwari Desak Dinas Pendidikan Terbitkan Surat Edaran Larangan Penahanan Ijazah Siswa

Selain itu, mereka juga menyampaikan penolakan terhadap praktik yang dianggap bertentangan dengan ajaran iman.

“Kami juga berharap tidak ada perubahan nama kota dan pemerintah daerah tetap menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi, anti-kolusi, dan anti-nepotisme,” tambahnya.

Aspirasi tersebut, kata Demus, akan diperjuangkan selama tiga tahun ke depan, sebagai komitmen gereja dan masyarakat untuk mewujudkan Manokwari yang aman, damai, dan mendukung penyebaran Injil di Tanah Papua.

Menanggapi hal itu, Bupati Hermus Indou menyampaikan apresiasinya atas aspirasi yang dinilai sejalan dengan semangat hidup bersama yang tertuang dalam moto daerah.

Baca Juga :  Balon DPD RI Dapil PB, Lamek Dowansiba Daftar Ke KPU

“Segala aspirasi yang kalian sampaikan adalah bagian dari kebenaran. Manokwari untuk semua dan semua untuk Manokwari. Semua warga punya hak mewujudkan kota ini menjadi damai dan sejahtera,” ujar Hermus.

Ia menegaskan, masyarakat Arfak sebagai suku asli Manokwari telah diberi mandat oleh Tuhan untuk mendiami dan menjaga tanah Papua, serta tetap terbuka terhadap suku, agama, dan ras lain.

“Kami menyambut baik aspirasi ini. Harapan kami, Manokwari sebagai Kota Injil tetap memberikan kenyamanan dan kedamaian bagi seluruh warga, tanpa terkecuali,” ucap Hermus.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga Manokwari dari berbagai persoalan sosial yang dapat mencederai makna kota Injil itu sendiri.  (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Manokwari Mulai Era Baru Pengawasan Minuman Beralkohol, Distributor Dibongkar Perdana

MANOKWARI

Buka Lomba Cipta Menu B2SA dan Tari Tradisional, Bupati Dorong Kreatifitas Menu Lokal dan Budaya

MANOKWARI

Tim Tabur Kejati Papua Barat Tangkap DIU Penyelewengan Danah Hibah Pengadaan Ternak

MANOKWARI

Ketua PHMJ GKI Efrata Wosi: Paskah Adalah Momen Perubahan dan Pendewasaan Iman

MANOKWARI

Pilkada 2024, KPU Manokwari Telah Menerima Logistik Tahap I

MANOKWARI

HUT TNI Ke-79 Tahun 2024, Pangdam XVIII Kasuari Tekankan Prajurit TNI Prioritaskan Tugas dan Kepentingan Rakyat Diatas Kepentingan Pribadi

MANOKWARI

Jelang Peringatan HUT PI di Tanah Papua Ke- 170 Tahun, Bupati Manokwari Keluarkan Surat Instruksi

MANOKWARI

Peringati World Enviroment 2023, 1000 Pohon Herbal ditanam Kampung Ingkibow Manokwari