Home / Papua

Sabtu, 28 Januari 2023 - 18:59 WIB

BEM Uncen Siap Kawal Pemilu 2024 Tanpa Anarkis

JAYAPURA, kumparanpapua.com – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih (Uncen) Simon Wantik mengklaim, Pemilu 2024 mendatang bakal menjadi pesta demokrasi terseru dari tahun-tahun sebelumnya.

“Karena Pemilu 2024 nanti itu akan berbeda sehingga kami dari BEM Uncen tentunya sudah memiliki program kegiatan yang akan kami lakukan untuk mendukung Pemilu yang sukses dan aman, dan tentunya tanpa anarkis,” kata Simon di Jayapura, Sabtu (28/1/2023).

Simon menjelaskan, Badan Eksekutif Mahasiswa memiliki peran sebagai kontrol sosial yang diklasifikasikan ke dalam empat hal yakni, peran sebagai pengawas dan pemantau pemilu, peran sebagai fasilitator, peran advokasi dan peran edukator.

Lanjutnya, BEM Uncen sendiri juga telah memiliki sejumlah catatan penting terkait pelaksanaan Pemilu di beberapa daerah di Papua, yang mana terjadi konflik hingga memakan korban jiwa.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Wamena dan Kepala Desa Honai Lama Ajak Masyarakat Jaga Kambtibmas

“Nah kita ingin membuat sesuatu untuk menekan agar konflik itu tidak berlangsung anarkis yang memakan korban lagi, baik antar pendukung di tataran masyarakat itu sendiri atau korban dari kalangan aparat keamanan,” ucapnya.

Ia berharap pesta demokrasi tahun mendatang nanti benar-benar berjalan baik sebagaimana harapan semua masyarakat Indonesia, lebih khususnya Papua.

“Kita di Papua harus menunjukkan bahwa dengan Pemilu 2004 nanti ini Indonesia adalah negara demokrasi,” tegas mahasiswa Fakultas Kedokteran Uncen semester akhir ini.

Tak hanya itu, terkait hajatan Pemilu 2024, BEM Uncen juga tentu mengantisipasi penyusup-penyusup atau penumpang gelap dalam setiap aksi mahasiswa di lapangan.

“Karena penyusup-penyusup inilah yang dapat membuat konflik yang mengancam kondusifitas kamtibmas. Makanya kita harus benar-benar selektif dan tingkatkan koordinasi,” ujar Simon.

Baca Juga :  Billy Mambrasar Apresiasi Presiden Prabowo: Dana Otsus Papua Naik Rp12,6 Triliun dan Provinsi Papua Utara Resmi Dirancang 2026

Masih dikatakan Simon, salah satu kegiatan BEM Uncen yang paling penting adalah mendorong penghapusan sistem Noken dalam Pemilu 2024 mendatang. Menurutnya sudah seharusnya penyelenggara Pemilu menerapkan sistem one man one vote (satu orang satu suara) dalam menyalurkan hak suara.

“Perhatian kami lebih khusus di 3 wilayah Provinsi DOB untuk tidak lagi menggunakan sistem Noken dalam pemilihan,” katanya.

Simon menuturkan, Indonesia adalah negara demokrasi, sehingga menghargai demokrasi dalam Pemilu dengan pemilihan one man one vote.

“Karena menurut kami selama ini sistem Noken menjadi sumber konflik sehingga banyak korban yang berjatuhan dalam setiap Pemilu mulai dari Pileg, Pilkada hingga Pilpres. Jadi hal-hal yang bertentangan dengan konstitusi negara Indonesia itu harus kita hindari untuk mencegah aksi anarkis,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Tim Resmob Numbay Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota berhasil ringkus pelaku Rudapaksa (Foto : Istimewa)

Papua

Tim Resmob Numbay Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota Berhasil Amankan Pelaku Rudupaksa 

MANOKWARI

Ketua Pilar Pemuda Papua Barat , Jekson Kapisa Bantah Keras Pernyataan Senator PFM Soal Evaluasi Polda Papua Barat
Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Yuli Rahman (Foto : KP04/Kumparanpapua.com)

Papua

Geram Dituding Mainkan Skenario Rubah Panja LHP BPK ke Pansus, Yuli Rahman Klarifikasi 

MANOKWARI

Menkum Apresiasi Sikap Heroik Paskibraka Papua Barat Daya, Akan Beri Beasiswa Sekolah Kedinasan

Papua

DPRD kota Jayapura Gelar Uji Publik terhadap 5 Raperda tahun 2023

Papua

Tokoh Masyarakat Wamena dan Kepala Desa Honai Lama Ajak Masyarakat Jaga Kambtibmas

Papua

PJ Bupati Jayapura Himbau Warga Pasang Penerangan dan Aktifkan Pengamanan Lingkungan

Papua

Satu Tahun Danantara, Pertamina Patra Niaga Bagikan 2.000 Paket Sekolah Bagi Anak Papua