Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 22 September 2026 - 09:44 WIB

HSN 2026 di Manokwari, BPS Papua Barat Gelar Pasar Murah dan Aksi Sosial

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Nency Titty Lidya Wyzer, membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat, Jalan Trikora Sowi IV Nomor 99, Manokwari, Selasa (22/9/2026).

Saat membuka kegiatan, Nency mengatakan peringatan Hari Statistik Nasional tahun ini dirayakan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Perayaan Hari Statistik Nasional pada tahun ini kita rayakan dengan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat, antara lain Gerakan Pangan Murah sebagai bentuk kepedulian terhadap ketersediaan bahan pangan, serta donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai wujud nyata kepedulian sosial,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa data statistik tidak hanya berkaitan dengan angka, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Nency menjelaskan, BPS menyelenggarakan sensus sekurang-kurangnya sekali dalam 10 tahun. Indonesia mengenal tiga sensus utama, yakni Sensus Penduduk pada tahun berakhiran 0, Sensus Pertanian pada tahun berakhiran 3, dan Sensus Ekonomi pada tahun berakhiran 6.

“Dengan demikian, tahun 2026 ini menjadi tahun penting bagi bangsa kita, termasuk Papua Barat, dalam melaksanakan Sensus Ekonomi,” katanya.

Ia menyebutkan, salah satu misi utama pembangunan di Papua Barat adalah meningkatkan daya saing dan iklim investasi daerah. Hal tersebut, kata dia, membutuhkan kondisi perekonomian yang sehat, dinamis, dan inklusif serta didukung data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya.

Baca Juga :  Bupati Bersama Pj. Gubernur Launching Pembongkaran Pasar Sanggeng

Menurut Nency, Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu instrumen penting untuk menyediakan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian dan aktivitas usaha di daerah.

Melalui momentum Hari Statistik Nasional dengan tema “Statistik Nasional, Berdampak untuk Indonesia Maju”, Nency mengajak seluruh pihak menjadikan data statistik sebagai pijakan dalam setiap langkah pembangunan.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 telah mendekati penghujung pendataan. Saya ingin menekankan bahwa keberhasilan sensus adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar data yang dihasilkan berkualitas dan dapat menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi pembangunan di Provinsi Papua Barat.

Nency juga meminta BPS Papua Barat mengawal pelaksanaan sensus dan memastikan seluruh penduduk maupun pelaku usaha tidak terlewat dalam pendataan.

“Saya harap BPS Provinsi Papua Barat mengawal pelaksanaan sensus dan memastikan seluruh penduduk tidak terlewat dalam pendataan. Untuk seluruh masyarakat, terutama pelaku usaha, pastikan telah didata dan segera melaporkan kepada BPS jika belum dilakukan pendataan,” katanya.

Ia mengajak masyarakat memberikan data yang jujur dan akurat guna mendukung kualitas data pembangunan di Papua Barat.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Papua Barat, Merry, mengatakan peringatan Hari Statistik Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan peran statistik dalam pembangunan bangsa.

Baca Juga :  Manokwari Perkuat Birokrasi untuk Pelayanan Publik Lebih Optimal

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi dan sosial yang bergerak cepat, data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Peringatan Hari Statistik Nasional bukan sekadar momen seremonial tahunan, melainkan ajang refleksi atas peran statistik bagi pembangunan bangsa,” ujar Merry.

Ia mengatakan, peringatan HSN juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi. Menurutnya, dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan penyediaan data statistik yang berkualitas dan presisi.

Terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang masih berjalan dan akan segera berakhir, Merry meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi Papua Barat, agar pelaksanaan sensus dapat berjalan sukses.

“Kami mohon seluruh pemangku kepentingan, dalam hal ini gubernur dan jajaran, untuk mendukung suksesnya perjalanan Sensus Ekonomi di Papua Barat,” katanya.

Merry juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat beserta seluruh jajaran pemerintah provinsi atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan statistik di Papua Barat.

Ia berharap momentum Hari Statistik Nasional dapat mendorong BPS dan seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan data kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan Hari Statistik Nasional sebagai momentum untuk terus berkontribusi memberikan kualitas pelayanan data dan melayani masyarakat demi Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Papua Barat

Pra Mubes III Suku Besar Kuri Wamesa, Armando Harap Tidak Bermuatan Politik

MANOKWARI

Toko Adat Amban Pantai Imbau Warga Tolak Aktivitas Yang Bertentangan dengan NKRI

MANOKWARI

Resmikan Perpustakaan Kampung Warmare, Bupati Harap Kualitas SDM Jadi Lebih Baik

MANOKWARI

Ratusan Pengajar dan Pegawai Perbankan Mengikuti TOT Cinta Bangga Paham Rupiah 

MANOKWARI

Flobamora Cup IV: Ajang Sportivitas dan Kebersamaan Anak Muda NTT di Tanah Papua

MANOKWARI

HUT TNI Ke-79 Tahun 2024, Pangdam XVIII Kasuari Tekankan Prajurit TNI Prioritaskan Tugas dan Kepentingan Rakyat Diatas Kepentingan Pribadi

MANOKWARI

MRPB Serahkan Hasil Pertimbangan dan Persetujuan Syarat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DOAMU Ke KPU 

MANOKWARI

Perkuat Layanan Kesehatan, 10 Puskesmas di Manokwari Terima Motor Dinas