Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 14 April 2026 - 23:36 WIB

Bupati Hermus Tegaskan Pendidikan dan Kesehatan Gratis Harus Tuntas di 2026

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk menuntaskan program pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat pada tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan saat penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Manokwari, Selasa (14/4/2026).

“Yang pertama harus kita garis bawahi adalah pendidikan gratis dan kesehatan gratis harus bisa kita tuntaskan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari,” ujar Hermus.

Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya program tersebut belum berjalan optimal karena pemerintah masih fokus pada tahap konsolidasi, baik dalam penyusunan visi-misi, rencana strategis, maupun pembenahan birokrasi.

“Tahun lalu kita masih dalam tahap konsolidasi, menyusun visi misi, renstra, serta membenahi birokrasi. Tapi tahun ini tidak ada alasan lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Diusung 13 Parpol Pasangan Hermus -Mugyono Deklarasi Sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Periode 2024-2029

Hermus menekankan kepada seluruh perangkat daerah agar mengarahkan anggaran secara tepat sasaran, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan, bukan untuk kebutuhan internal instansi.

“Saya minta dengan hormat, anggaran pendidikan dan kesehatan tidak digunakan untuk hal-hal yang hanya memenuhi kebutuhan di kantor,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi praktik pungutan liar di lingkungan sekolah. Pemerintah daerah, kata dia, telah menjamin kebutuhan dasar pendidikan, termasuk biaya sekolah dan seragam bagi siswa.

“Kita harus pastikan tahun ini tidak ada pungutan liar di sekolah. Jika masih ditemukan, kepala sekolah akan diganti,” ujarnya.

Selain itu, Hermus menegaskan bahwa pihak sekolah tidak memiliki kewenangan untuk menahan ijazah siswa dalam kondisi apa pun, karena dokumen tersebut merupakan hak peserta didik.

Baca Juga :  Wamendagri Terima Usulan Tiga Nama Pj Gubernur dari DPR Papua Barat

“Tidak ada hak menahan ijazah. Itu dokumen negara dan wajib diberikan kepada siswa,” tegasnya.

Terkait tenaga honorer, ia memastikan para guru tetap dapat menjalankan tugas seperti biasa karena dukungan anggaran dinilai mencukupi.

“Guru-guru honorer tetap mengajar, anggaran kita cukup. Jangan ada alasan yang tidak benar,” katanya.

Di akhir arahannya, Hermus mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar menjalankan setiap kebijakan dan program dengan penuh integritas. Ia menilai kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata dan pelayanan yang maksimal.

Ia pun mengajak seluruh aparatur untuk bekerja sungguh-sungguh demi memastikan program prioritas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga pemerintah hadir secara nyata untuk rakyat. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Program Makan Bergizi Gratis Diperkuat di Manokwari, BGN Targetkan 16 Dapur Gizi

MANOKWARI

Pemprov Pabar Beri Penghargaan Bagi 3 Kabupaten, Manokwari Terbaik 1 Kategori Upaya Percepatan Penurunan Stunting

MANOKWARI

Bupati Manokwari, Harap SMD GBI Papua Barat Tahun 2025 Jadi Wahana Evaluasi dan Konsultasi Internal Hamba Tuhan

MANOKWARI

Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Warga Binaan, Lapas Manokwari Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Papua Barat

MANOKWARI

Kodam XVIII/Kasuari Gelar Nobar Film “Believe” di Manokwari: Bangkitkan Semangat Cinta Tanah Air Anak Muda Papua

MANOKWARI

Polres Manokwari Naik Tipe Jadi Polresta

MANOKWARI

Delapan Kursi Anggota DPRK Manokwari Dikhususkan Bagi Suku Arfak dan Doreri

MANOKWARI

Tonggak Awal, 50 Lulusan Jadi Angkatan Pertama Fakultas Hukum UNCRI