Home / Papua

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:05 WIB

Billy Mambrasar: Otsus Harus Lebih Berdampak bagi Pendidikan dan Kesehatan Papua

JAYAPURA , Kumparanpapua.com  — Billy Mambrasar selaku Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua menggelar dialog bersama aktivis mahasiswa lintas organisasi di Jayapura untuk menyerap aspirasi terkait percepatan pembangunan Papua. Pertemuan ini menyoroti urgensi penambahan anggaran Otonomi Khusus (Otsus) serta perlunya perbaikan tata kelola Otsus agar benar-benar berdampak langsung pada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Dalam forum tersebut disampaikan bahwa saat ini Papua telah berkembang menjadi 6 provinsi dengan 42 kabupaten/kota, sehingga kebutuhan fiskal dan beban pelayanan publik meningkat signifikan. Namun, alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Papua yang hanya sekitar 2,25% dari APBN dinilai belum mencerminkan kompleksitas wilayah dan tantangan pembangunan yang ada.

Billy Mambrasar menilai skema tersebut belum adil jika dibandingkan dengan daerah lain.

“Hari ini Papua sudah menjadi enam provinsi dengan 42 kabupaten/kota, tetapi hanya memperoleh sekitar 2,25 persen DAU dari APBN. Angka ini tentu tidak sebanding dengan luas wilayah, tantangan geografis, serta kebutuhan pembangunan. Bahkan jika dibandingkan dengan Aceh yang hanya satu provinsi namun mendapatkan porsi yang sama, ini menunjukkan adanya ketimpangan fiskal yang perlu segera dievaluasi,” ujar Billy Mambrasar.

Baca Juga :  Polda Papua Barat Ciduk 2 Pengoplos Miras di Manokwari

Billy menegaskan bahwa penambahan anggaran Otsus harus diiringi dengan arah penggunaan yang jelas dan terukur, terutama untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Papua.

“Mahasiswa secara tegas menyuarakan agar Otsus diperkuat, tetapi yang lebih penting adalah memastikan penggunaannya fokus pada pendidikan dan kesehatan. Dua sektor ini adalah fondasi masa depan Papua. Otsus harus terasa sampai ke sekolah-sekolah, puskesmas, dan kampung-kampung,” tambahnya.

Selain mendorong penambahan anggaran, Billy juga menyerukan perbaikan tata kelola Otsus agar lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Kita tidak hanya bicara soal menambah anggaran, tapi juga membenahi tata kelola Otsus. Harus ada pengawasan yang kuat agar setiap rupiah benar-benar berdampak bagi rakyat Papua,” tegas Billy.

Adapun organisasi mahasiswa yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain: Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Baca Juga :  DPRK Manokwari Setujui Ranperda APBD Perubahan 2025 dengan Sejumlah Catatan

Anderson salah satu perwakilan mahasiswa menekankan bahwa penguatan Otsus harus berdampak langsung pada sektor pendidikan.

“Kami mendorong agar penambahan anggaran Otsus benar-benar diprioritaskan salah satunya untuk pendidikan, mulai dari pemerataan akses di daerah terpencil, peningkatan kualitas guru, hingga keberlanjutan beasiswa bagi anak-anak Papua. Pendidikan adalah kunci utama untuk mengejar ketertinggalan,” ujar Anderson.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa dan pemangku kebijakan dalam mendorong kebijakan fiskal yang lebih adil, penguatan Otsus yang berorientasi pada pendidikan dan kesehatan, serta tata kelola pembangunan Papua yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (KP/Rls)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Swiss-Belhotel Manokwari Tanam 500 Bibit Mangrove di Pesisir Arfai

MANOKWARI

Kesiapan Paskibra Papua Barat Capai 65 Persen, Latihan Bersama TNI-Polri Dimulai

MANOKWARI

BPS Papua Barat Ajak Media Kawal Sensus Ekonomi 2026: “Data Akurat untuk Pembangunan Daerah”
Ketua Asosiasi Futsal Kota Jayapura, Mathias Mano

Papua

Perdana” Kursus Wasit dan Pelatih Akan Digelar Asosiasi Futsal Kota Jayapura
Kapolresta Kombes Pol. Victor Mackbon saat Conference Pers terkait ditangkapnya Pelaku Pembakaran Pasar yotefa dan beberapa lokasi pada Minggu lalu (Foto : KP4/Kumparanpapua.com )

Papua

Tim Gabungan Opsnal Polresta Jayapura Kota Berhasil Bekuk Pelaku Pembakaran di Sekitar Pasar Youtefa

MANOKWARI

OJK Terapkan Perlakuan Khusus untuk Debitur Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura, Yuli Rahman (Foto : KP04/Kumparanpapua.com)

Papua

Geram Dituding Mainkan Skenario Rubah Panja LHP BPK ke Pansus, Yuli Rahman Klarifikasi 

Papua

Ketua DAP Teluk Bintuni Imbau Warga Jaga Kamtibmas Jelang Akhir Tahun