Home / MANOKWARI / Papua Barat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Tutup PKKMB, Rektor IHTP Ajak 776 Mahasiswa Baru Berdikari Hadapi Masa Depan

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Rektor Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Penutupan PKKMB yang diikuti 776 mahasiswa baru tersebut berlangsung di GOR Sanggeng, Manokwari, Selasa (11/8/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Filep menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar IHTP. Ia menyebut para mahasiswa tersebut sebagai calon generasi hebat yang akan menentukan masa depan Papua.

Mengusung tema “Kuliah Itu Membahagiakan”, Filep mengajak mahasiswa menjalani masa perkuliahan dengan penuh optimisme dan kesungguhan, meskipun kondisi global saat ini masih diwarnai berbagai tantangan, termasuk krisis ekonomi dan politik.

Menurutnya, situasi global turut memberikan dampak terhadap kondisi dalam negeri, antara lain meningkatnya angka pengangguran, terbatasnya lapangan pekerjaan, serta kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

“Kenapa saya sebut kuliah harus membahagiakan? Karena langkah pertama yang Anda hadapi adalah membayar SPP,” ujar Filep.

Ia mengatakan, IHTP berkomitmen memberikan akses pendidikan yang terjangkau bagi masyarakat. Biaya SPP di IHTP, kata dia, relatif murah dan dapat dibayarkan dalam dua kali angsuran.

Kondisi tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi mahasiswa Papua untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya besar seperti ketika menempuh pendidikan di luar daerah yang dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per semester.

Dengan biaya pendidikan yang terjangkau, Filep mendorong mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

Baca Juga :  Dinsos Manokwari Salurkan Bantuan untuk Balita Yatim Piatu di RSUP Papua Barat

Ia menargetkan mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu sekitar 3,5 tahun, dengan tetap mengedepankan kualitas akademik dan kedisiplinan.

Di hadapan 776 mahasiswa baru, Filep juga menyampaikan pesan tentang pentingnya kemandirian dalam menghadapi masa depan.

Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menentukan dan memperjuangkan masa depannya sendiri.

“Jangan hidup ketergantungan dengan siapa pun, tapi hiduplah berdikari, berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.

Filep mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga mulai membangun kemandirian sejak berada di bangku kuliah.

Menurutnya, mahasiswa dapat mulai bekerja sesuai kemampuan sambil tetap menjalankan kewajiban akademik. Ia juga mengingatkan pentingnya doa dan kerja keras karena hasil yang diperoleh di masa depan sangat ditentukan oleh apa yang dilakukan sejak hari ini.

Selain persoalan akademik dan kemandirian, Filep mengingatkan mahasiswa agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.

Ia secara khusus menyoroti bahaya pergaulan bebas, konsumsi minuman beralkohol, penyalahgunaan narkoba hingga risiko penularan HIV.

“Orang mabuk tidak akan pernah mencapai batas finishnya. Masa depanmu akan sukses apabila Anda tekun bergaul dengan aktivitas pendidikan,” pesannya.

Ia meminta mahasiswa memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan dan membangun relasi positif dengan sesama mahasiswa maupun sivitas akademika.

Filep juga mengajak mahasiswa menjalani kehidupan kampus dalam suasana persaudaraan dan kekompakan.

“We are One, kita adalah satu,” serunya yang kemudian menjadi slogan penutup kegiatan PKKMB IHTP Tahun Akademik 2026/2027.

Baca Juga :  Manokwari Menuju Kota: ALIMAS PKM PB Bangkit dan Siap Berjuang

Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB IHTP, Henky Sombuk, SH, dalam laporannya menjelaskan bahwa seluruh proses penerimaan mahasiswa baru telah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel berdasarkan Keputusan Rektor IHTP Nomor 12/SK/IIHTP/VII/2026 tertanggal 1 Juli 2026.

Menurut Henky, proses pendaftaran berlangsung sejak 3 Maret hingga 8 Juli 2026. Seluruh calon mahasiswa mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi dan validasi berkas, tes potensi akademik hingga wawancara.

“Proses pendaftaran yang dibuka sejak 3 Maret hingga 8 Juli 2026 lalu telah melalui serangkaian tahapan verifikasi, validasi berkas, hingga tes potensi akademik dan wawancara yang ketat,” jelas Henky.

Berdasarkan rekapitulasi akhir panitia, sebanyak 776 mahasiswa dinyatakan diterima dan tersebar pada tiga program studi, yakni:
D3 Manajemen Perusahaan sebanyak 37 mahasiswa, D3 Hukum Pertanahan sebanyak 40 mahasiswa, dan S1 Ilmu Hukum sebanyak 699 mahasiswa. Dengan demikian, total mahasiswa baru yang diterima IHTP Papua pada Tahun Akademik 2026/2027 mencapai 776 mahasiswa.

Henky memastikan seluruh mahasiswa yang dinyatakan lulus telah memenuhi persyaratan administrasi dan standar kompetensi yang ditetapkan institusi.

Ia mengatakan, panitia berkomitmen menjaga mutu proses penerimaan mahasiswa sebagai bagian dari upaya IHTP mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berintegritas.

“Seluruh anggota panitia telah bekerja keras dan solid sejak tahap pendaftaran hingga peraturan disahkan dan dijalankan dengan baik. Kami menaruh kepercayaan penuh serta mengamanahkan kader-kader terbaik bangsa ini untuk dididik dan ditempa di institusi tercinta kita,” pungkasnya. (KP/Rls)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Pemkab Manokwari Matangkan Rancangan RKPD Tahun 2024 Melalui Musrenbang 

MANOKWARI

Bupati Hermus : Pilar Pemerintahan yang Kuat Hadirkan Keberagaman Suku di Manokwari

MANOKWARI

Yosi liling Nahkodai Ketua IPTM Periode 2022-2025

MANOKWARI

Kakanwil Lantik Dan Ambil Sumpah Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenkumham Papua Barat

MANOKWARI

Peringati Hari Pelanggan Nasional, BPJS Kesehatan Beri Apresiasi Kepada Peserta JKN

MANOKWARI

DPRK Manokwari Tetapkan 18 Ranperda dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2025

MANOKWARI

Lapas Manokwari Bentuk Karakter Positif Warga Binaan Melalui Musik Tradisional
Ratusan warga hadiri Tasyakuran, Hari Ulang Tahun ke-II Paguyuban Keluarga Besar Grobogan, Kabupaten Manokwari (Foto : KP02/Kumparanpapua.com)

MANOKWARI

Gelar Tasyakuran, Hari Ulang Tahun ke-II Paguyuban Keluarga Besar Grobogan, Siswanto : Mohon Dukungan Warga