Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Senin, 25 Agustus 2025 - 10:13 WIB

Memacu Inovasi dan Kewirausahaan Muda: Seminar BEM FATETA UNIPA Dorong Hilirisasi Produk Pertanian Papua dengan Teknologi dan Dukungan Investor

MANOKWARI  , Kumparanpapua.com – Di tengah tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Papua dalam mengelola hasil pertanian, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Papua (UNIPA) menggelar seminar bertajuk “Pengembangan Teknologi Tepat Guna untuk Hilirisasi Produk Pertanian Papua: Dari Inovasi Hingga Kewirausahaan Generasi Muda”. Seminar yang berlangsung di gedung FATETA UNIPA, Amban, Manokwari, pada Sabtu (23/8/2025), menjadi momentum penting untuk membuka wawasan mahasiswa dalam mengembangkan teknologi pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja BEM FATETA yang bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai penerapan teknologi tepat guna dalam konteks pertanian lokal Papua dari tahap pra-produksi hingga pascapanen.. Seminar ini juga mengedepankan hilirisasi produk pertanian sebagai kunci peningkatan ekonomi daerah melalui inovasi dan kewirausahaan.

Tiga narasumber kompeten dihadirkan untuk mengisi seminar ini. Yohanes Ada Lebang, SP.M.Si, Sekretaris Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Komda Manokwari, menyampaikan materi mengenai “Strategi Bisnis Sederhana dan Berkelanjutan yang Bisa Diterapkan Mahasiswa Berbasis Hasil Pertanian Lokal Papua”. Dalam presentasinya, Lebang menekankan pentingnya memulai bisnis dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di Papua serta pentingnya inovasi agar usaha tersebut dapat bertahan dan berkembang.

“Penggunaan teknologi dalam hilirisasi produk pertanian saat ini menjadi krusial dalam upaya meningkatkan pendapatan dan mendiversifikasi tanaman pangan lokal. Inovasi dan kewirausahaan adalah kunci untuk memastikan produk pertanian Papua dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Lebang, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Caritas Indonesia.

Baca Juga :  Peserta JKN Berikan Apresiasi Layanan Kesehatan Dalam Program JKN

Hilirisasi produk pertanian sangat erat kaitannya dengan penerapan teknologi di setiap tahapan prosesnya. Dari teknologi pra-produksi yang meningkatkan hasil pertanian hingga inovasi dalam pengolahan pascapanen, teknologi berperan penting dalam memastikan produk lokal Papua dapat bersaing di pasar. Sekretaris Jenderal DPP IKA UNIPA, ini juga menegaskan pentingnya komitmen dalam mendukung hilirisasi produk pertanian. Ia berharap dengan ketersediaan investor saat ini, dana miliaran rupiah dapat difasilitasi untuk mendukung perkembangan teknologi pertanian yang dapat membawa perubahan nyata di tanah Papua.

Sementara itu, Wilson Palelingan Aman,S.TP., M.Si akademisi dari FATETA UNIPA, mengangkat topik “Teknologi Mekanisasi Pertanian Sederhana yang Sesuai dengan Kondisi Geografis Papua”. Palelingan menjelaskan bahwa teknologi pertanian yang tepat guna dan mudah digunakan sangat penting dalam meningkatkan produktivitas petani tanpa memberatkan biaya operasional mereka.

Dr. Multiningrum, S.TP., M.Sc., Ph.D, akademisi lainnya dari FATETA UNIPA, membahas mengenai “Teknologi Pengolahan Pascapanen Sesuai dengan Kondisi Infrastruktur Papua”. Ia menyampaikan bahwa pengolahan hasil pertanian pascapanen harus disesuaikan dengan keterbatasan fasilitas dan akses yang ada di berbagai wilayah Papua untuk memaksimalkan nilai tambah produk.

Baca Juga :  KPU Manokwari Tetapkan Titik Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Ketua BEM FATETA UNIPA, Matius Pilamos Siep, menegaskan bahwa seminar ini menjadi langkah awal untuk mendorong mahasiswa agar berinovasi dan mengembangkan kemampuan kewirausahaan berbasis hasil pertanian lokal. “Mahasiswa tidak hanya perlu memahami teori, tetapi juga harus mampu mengembangkan teknologi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat Papua,” ujar Matius.

Matius juga menyadari bahwa tantangan besar yang dihadapi oleh mahasiswa Papua, seperti keterbatasan finansial dan infrastruktur, memerlukan solusi konkret yang dapat dijadikan modal untuk menghasilkan inovasi yang dapat diimplementasikan di lapangan. “Seminar ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa untuk terus berinovasi dan menciptakan perubahan yang signifikan bagi daerah mereka,” tambahnya.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FATETA UNIPA, Fitryanti Pakidi, S.TP., M.Sc., Ph.D., juga menyampaikan komitmen fakultas untuk mendukung mahasiswa dalam mengembangkan teknologi tepat guna. “Kami berusaha untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan agar mereka dapat mengolah produk lokal menjadi komoditas yang bernilai tinggi dan bersaing di pasar,” jelas Fitryanti.

Seminar ini dihadiri oleh puluhan peserta, termasuk mahasiswa baru, yang diharapkan dapat menjadi generasi inovatif dan siap berkontribusi dalam pembangunan pertanian di Papua. Dengan komitmen untuk terus mendukung hilirisasi produk pertanian, FATETA UNIPA berambisi mencetak wirausahawan muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendukung pembangunan ekonomi Papua. (KP/03)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Komitmen Tangguh LNG Dalam Membantu Kembangkan Talenta Lokal Akan Terus Dilanjutkan.

MANOKWARI

Pasangan Hermus – Mugyono Resmi Ditetapkan KPU Manokwari Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada 2024

MANOKWARI

Sambut Hari Pengayoman ke-79, Kumham Pabar Gelar _Press Tour_ di Tiga UPT Keimigrasian dan Pemasyarakatan

MANOKWARI

KPU Manokwari Gelar Debat Terbuka Pertama Antar Paslon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Tahun 2024

MANOKWARI

Basarnas Manokwari Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-53 Tahun 2025, Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat

MANOKWARI

Ini Dua Agenda Kapolri dan Panglima Bertandang Ke Papua Barat

MANOKWARI

Kredit Perbankan Nasional Tumbuh Positif, OJK Pastikan Kondisi Industri Tetap Solid

MANOKWARI

Bupati Manokwari Launching Dua Inovasi Strategis Pemerintah Kabupaten Manokwari: Forum CSR Ekonomi dan Klinik On Kampung Kabupaten Manokwari