Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:57 WIB

Bahas Gizi Anak Sekolah, Sahabat Polisi Indonesia Papua Barat Gelar FGD di Manokwari

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Dewan Pimpinan Wilayah Sahabat Polisi Indonesia menggelar Forum Group Discussion (FGD) di Swiss-Belhotel Manokwari, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini membahas peran pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah di Provinsi Papua Barat.

FGD menghadirkan narasumber dari Kodam XVIII/Kasuari, Polda Papua Barat, serta Rektor Universitas Caritas Indonesia.

Asisten Teritorial Kodam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Jimmy Rihi Tugu, dalam paparannya menjelaskan bahwa Program SPPJ telah mengoperasikan 26 dapur di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, memberikan manfaat kepada 3,1 juta anak.

“Meskipun target Presiden tinggi, program ini sudah berjalan sukses sejak diluncurkan pertama kali pada 6 Januari. Awalnya, TNI Angkatan Darat menyediakan lahan, sementara BGN mengelola operasionalnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesan Damai Wapres pada HUT ke-169 Pekabaran Injil di Tanah Papua

Kolonel Jimmy menambahkan, tantangan utama program ini adalah memastikan pasokan bahan baku lokal mencukupi untuk mendukung dapur-dapur tersebut. Selain itu, pihaknya mendorong pemanfaatan lahan tidur dan pengembangan pertanian terpadu sebagai contoh bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia FGD, Jalil Lambara, menyampaikan bahwa program makanan bergizi gratis bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak sekolah yang termasuk kelompok rentan, guna mendukung pengembangan sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Program ini didukung oleh berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025, Keputusan Deputi Bidang Penyaluran BGN Nomor 2 Tahun 2024, dan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 1 Tahun 2025.

“Implementasi program melibatkan berbagai pihak, termasuk UMKM, koperasi, dan satuan pelayanan pemerintah melalui Persatuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPG),” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Hermus Genjot Serapan Anggaran, Target 100 Persen dalam Dua Bulan Terakhir

Menurut Jalil, FGD ini menjadi sarana berdiskusi secara arif dan bijaksana, berbagi informasi terkait pelaksanaan program makanan bergizi gratis baik di Kabupaten Manokwari maupun Papua Barat secara umum. Tujuannya adalah menggali informasi, mengidentifikasi permasalahan, serta mencari solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan.

Peserta FGD meliputi penyedia Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Manokwari, kepala sekolah TK, SD, SMP, dan SMA, serta organisasi masyarakat.

Menutup laporannya, Jalil berharap forum ini dapat menghasilkan informasi akurat sekaligus menjadi wadah penyampaian dan penyelesaian berbagai kendala dalam pelaksanaan program makanan bergizi gratis di Kabupaten Manokwari dan Papua Barat. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Jelang Pesparawi Nasional, Pemkab Manokwari Perketat Penataan Kota dan Penegakan Trantib

MANOKWARI

Ketua LMA 7 Suku Kabupaten Teluk Bintuni Ajak Warga Jaga Kambtibnas Jelang Natal dan Tahun Baru

MANOKWARI

Wamendagri Terima Usulan Tiga Nama Pj Gubernur dari DPR Papua Barat

MANOKWARI

Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2024, Mendorong Partisipasi Aktif Generasi Muda Dalam Pembangunan

MANOKWARI

Anggota DPD RI Abdullah Manaray bertemu Kakanwil Kemenag PB, ini topik pembahasannya

MANOKWARI

Hermus Indou Pimpin Upacara HUT Otonomi Daerah ke-30, Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah

MANOKWARI

Hasil Rekapitulasi Pilkada KPU, Paslon HERO Menang di Pilkada Manokwari dengan Perolehan Suara 54.978 Suara

MANOKWARI

Tingkatkan Layanan PBG, Dinas PUPR Manokwari Hadirkan Inovasi KO KANDA MENDUA HATI