Home / MANOKWARI / Papua Barat / Uncategorized

Rabu, 30 Juli 2025 - 23:16 WIB

Anggota DPD RI Abdullah Manaray bertemu Kakanwil Kemenag PB, ini topik pembahasannya

MANOKWARI, Kumparanpapua.com — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Luksen Jems Mayor, menerima kunjungan dari Anggota DPD RI dapil Papua Barat, Abdullah Manaray, yang dikenal dengan sapaan “Songkok Merah”, di ruang kerja Kakanwil di Manokwari, Rabu (30/7/2025).

Pertemuan tersebut menjadi wadah diskusi dan penyerapan aspirasi daerah untuk diperjuangkan di tingkat pusat. Kakanwil menyampaikan beberapa hal penting, terutama yang berkaitan dengan program afirmasi pendidikan dan penguatan peran tokoh agama dalam pembangunan masyarakat Papua Barat.

Salah satu isu yang dibahas adalah keberlanjutan program beasiswa bagi Orang Asli Papua (OAP) untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi berbasis keagamaan seperti UKSW, Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Maranatha, hingga UIN. Program ini sempat berhasil mengirim 50 peserta dengan skema beasiswa penuh. Namun, saat ini program tersebut belum berjalan secara optimal karena belum ada kebijakan lanjutan dari pusat.

“Dulu kita sempat rekrut 50 anak Papua untuk kuliah di berbagai kampus dengan dukungan penuh, tapi memang masih dibutuhkan penguatan koordinasi dan dukungan agar program ini bisa dilanjutkan secara berkelanjutan,” ujar Luksen.

Baca Juga :  Wujudkan Kemandirian Pangan, Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Manokwari Lakukan Hal ini

Dalam kesempatan itu, Kakanwil juga mendorong DPD RI untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada Menteri Agama, mengingat DPD RI memiliki akses langsung ke kementerian dan lembaga pusat. Ia menyebut bahwa Kanwil Kemenag siap menyiapkan dokumen dan data pendukung agar aspirasi dari daerah dapat diperjuangkan lebih efektif.

Kakanwil juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan berbasis gereja atau lembaga keagamaan dalam pelaksanaan program pembangunan, seperti air bersih atau kegiatan sosial, agar masyarakat lebih terlibat secara aktif.

“Kalau program dilaksanakan lewat gereja atau jemaat, masyarakat lebih termotivasi ikut serta. Ini menjadi cara yang efektif untuk membangun kesadaran partisipatif,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengusulkan pola kerja sama antara pemerintah dan rumah ibadah, di mana bantuan sosial dapat diiringi dengan kewajiban sosial, seperti menjaga kebersihan lingkungan atau mendukung gerakan sosial di tengah jemaat.

“Misalnya, jika gereja menerima bantuan pembinaan, maka ada tanggung jawab untuk berkontribusi menjaga kebersihan kota, atau mendukung kegiatan sosial lain di lingkungan sekitarnya,” harap Kakanwil Kemenag Papua Barat.

Baca Juga :  Kunjungi Mahkamah Agung RI, Pj Gubernur Papua Barat Sampaikan Ini

Pertemuan ini juga menyinggung potensi keterlibatan SKPD vertikal dalam mendampingi pelaksanaan program hingga tingkat jemaat, serta penguatan UMKM berbasis gereja dan pemuda. Kakanwil menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dengan pendekatan keagamaan menjadi kunci dalam pembangunan yang inklusif di Papua Barat.

Sementara itu, Anggota DPD RI Abdullah Manaray merespons positif berbagai hal yang disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Papua Barat. Meski begitu, Manaray menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama di pusat adalah belum maksimalnya penyerapan dan pelaksanaan program di daerah, terutama yang berkaitan dengan dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Banyak program yang belum berjalan karena mekanisme dan skema anggarannya belum sepenuhnya tersampaikan ke kementerian teknis. Kami di DPD terus mendorong agar ada evaluasi terhadap sistem yang berjalan, dan kebijakan bisa lebih langsung menyentuh kebutuhan di Papua,” jelas Manaray.

Di akhir diskusi, Abdullah Manaray menegaskan komitmennya untuk menyampaikan masukan dari Papua Barat kepada kementerian terkait dan lembaga negara, serta mendukung penuh inisiatif yang bersifat afirmatif untuk OAP. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Pemda Manokwari Raih Kasuari JKN Award 2025, Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Berkualitas

MANOKWARI

Infid Melalui Usaid Kolaborasi Gelar Dialog Multi Pihak Lahirkan Isu dan Rekomendasi Pembentukan Kelompok Kerja Bidang Pendidikan 

MANOKWARI

Ciptakan Situasi Kondusif, Tokoh Masyarakat Imbau Warga Papua Barat Jaga Kambtibmas

MANOKWARI

HUT Ke-80 Tahun RI, Kerukunan Keluarga Bone Sulsel Gelar Turnamen Domino

MANOKWARI

I Wayan Patiyasa Nahkodai Ketua PHDI Papua Barat

MANOKWARI

Dekranasda Kabupaten Manokwari Gelar Perayaan Lepas Sambut

MANOKWARI

Polresta Manokwari Gelar Donor Darah Sambut HUT Bhayangkara ke-79 Tahun 2025

Uncategorized

Pemkab Manokwari Siapkan Pendidikan Gratis hingga SMA dan Bangun Sekolah Baru di Amban