Home / MANOKWARI / Papua Barat

Senin, 14 Juli 2025 - 15:02 WIB

Bupati Manokwari Terima Jamaah Haji Tahun 1446 M, Tiga Wafat Saat Menunaikan Ibadah

MANOKWARI, Kumparanpapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari secara resmi menyambut kepulangan jamaah haji asal Manokwari pada Senin (14/7/2025) di Ruang Sasana Karya, Kantor Bupati Manokwari.

‎Dalam acara penyambutan tersebut, hadir langsung Bupati Manokwari Hermus Indou, didampingi Wakil Bupati Mugiyono.

‎Bupati Hermus dalam sambutan menyampaikan kabar duka wafatnya tiga jamaah haji asal Manokwari.

‎”Kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya tiga jamaah haji, dua di Mekah dan satu di Makassar. Kami meyakini bahwa wafat saat menjalankan ibadah haji adalah kemuliaan dan husnul khotimah. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan,” ujar Hermus.

‎Bupati Hermus juga mengungkapkan rasa syukur atas kembalinya para jamaah dalam keadaan selamat, serta menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang menguji kesabaran, keikhlasan, dan ketulusan niat.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ketua PIDAR Papua Barat Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

‎”Haji adalah panggilan Allah, simbol penyucian jiwa, dan sarana pembentukan kepribadian Muslim sejati. Gelar haji adalah amanah moral dan sosial, yang harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari di tengah masyarakat,” lanjut Hermus.

‎Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berhaji dapat menjadi inspirasi dan kekuatan dalam membangun kehidupan religius di tengah masyarakat.

‎”Kini saatnya Bapak dan Ibu membawa semangat haji ke dalam keluarga dan lingkungan sekitar, serta menjadi teladan dalam kehidupan yang religius dan bermartabat,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, Saul Nau, melaporkan bahwa total jamaah haji asal Manokwari yang diberangkatkan pada musim haji 1446 H/2025 M sebanyak 164 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang pindah ke provinsi lain dan satu orang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Hermus Ingatkan Pejabat Baru Aimasi Jalankan Amanah dengan Integritas

‎Jamaah terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 25 yang tiba di Makassar pada 30 Juni, dan sisanya menyusul bersama Kloter 30 setelah dinyatakan layak berangkat.

‎”Tiga jamaah dinyatakan wafat; dua di Tanah Suci dan satu di Makassar saat kepulangan,” ungkap Saul.

‎Ia juga menjelaskan bahwa biaya transportasi dan akomodasi jamaah ditanggung oleh APBD Kabupaten Manokwari.

‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh, serta memohon maaf apabila dalam proses penyelenggaraan masih terdapat kekurangan,” tambahnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Kunker Ke Manokwari, Komisi lX DPR RI Diharapkan Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan

MANOKWARI

Paslon HERO Deklarasi Kemenangan Pilkada Serentak Kabupaten Manokwari Tahun 2024

MANOKWARI

Kejati Papua Barat Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dermaga Apung Marampa ke Tahap Penyidikan

MANOKWARI

Utusan Khusus Presiden RI Muhamad Mardiono Bertemu Bupati Manokwari, Ini yang Dibahas!

MANOKWARI

Kepala Suku Pegunungan Tengah Imbau Warga Manokwari Tolak Kegiatan yang Bertentangan Dengan NKRI

MANOKWARI

Sebanyak 1.313 Tokoh Agama Kristen Protestan dan Khatolik Se- Kabupaten Manokwari Terima Bansos dari Pemda Manokwari

MANOKWARI

Lima OPD dan Dua UPT di Kabupaten Manokwari Raih Penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat

MANOKWARI

Ditlantas Papua Barat Soroti Peran Pelajar dalam Lonjakan Pelanggaran Lalin