Home / MANOKWARI / Papua Barat

Selasa, 4 Februari 2025 - 10:52 WIB

Lonjakan Wisatawan Nusantara: Pariwisata Papua Barat dan Papua Barat Daya Meningkat Pesat di Desember 2024!

MANOKWARI , Kumparanpapua.com – Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat mencatat Perjalanan yang dilakukan oleh Wisatawan Nusantara (Wisnus) asal Papua barat dan Papua barat Daya lebih tinggi di bulan Desember 2024

Kepala BPS Papua Barat, Merry mengungkapkan pada Desember 2024 jumlah Perjalanan yang dilakukan oleh Wisatawan Nusantara (Wisnus) Asal Papua barat mencapai 75.48 ribu perjalanan atau lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebanyak 34,51 ribu perjalanan atau naik sebesar 118,71 persen.

“Jika dibandingkan dengan Desember 2023 perjalanan Wisnus asal Papua barat mengalami penurunan sebesar 16,84 persen,” Ujar Merry, Senin (4/2/2024) di Aula BPS Papua Barat

Untuk Papua Barat Daya, Perkembangan jumlah perjalanan wisatawan Nusantara mencapai 139,47 ribu perjalanan atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebanyak 75,41 ribu perjalanan atau naik 84,94 persen.

Namun jika dibandingkan dengan Desember 2023 perjalanan Wisnus asal Papua barat daya mengalami penurunan sebesar 1,47 persen, ” Tuturnya

Baca Juga :  Alfamart Resmi Hadir di Manokwari, Bupati: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja

Sementara itu mengenai Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel untuk klasifikasi hotel bintang di Papua barat pada bulan Desember 2024 tercatat sebesar 38,95 persen atau mengalami penurunan baik secara bulanan maupun secara tahun sebesar 0,13 persen dan 6,91 persen

Selanjutnya untuk di Papua Barat Daya mencapai 54,06 persen mengalami penurunan secara bulanan 3,45 persen poin dan secara tahun sebesar 5,49 persen poin

Ia menjelaskan mengenai perkembangan rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang di Papua barat pada bulan Desember tercatat selama 1,46 malam dengan rata-rata lama menginap tamu asing selama 3,7 malam, sementara tamu domestik selama 1,44 malam dan rata- rata-rata menginap tamu di Papua Barat mengalami penurunan baik secara bulanan sebesar 0,47 persen dan tahunan sebesar 0,51 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat , Ir. Merry M.P.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat , Ir. Merry M.P.

Sedangkan di Papua barat daya selama 1,62 malam dengan rata-rata lama menginap tamu asing selama 1,6 malam sementara tamu domestik selama 1,62 malam. Hal ini di Papua Barat Daya mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahun berturut-turut sebesar 0,17 persen dan 0,19 persen.

Baca Juga :  HUT Kota Manokwari KE 125 Tahun 2023, Pemkab Manokwari Ziarah Kubur

Ia menambahkan pada bagian ini tingkat penghunian kamar hotel bintang provinsi di wilayah Sulawesi, Maluku, Papua yang tertinggi terjadi di Sulawesi tengah, Gorontalo dan Papua barat daya.

“Provinsi Papua Barat Daya menempati tempat ketiga se- Sulawesi, maluku dan Papua, namun masih berada di angka nasional. Kemudian Provinsi Papua Barat menempati peringkat ke 13 dari 14 Provinsi dengan TPK hotel berbintang tertinggi di wilayah sulawesi maluku Papua pada bulan Desember 2024,” ucapnya

Sehingga peringkat TPK Provinsi Papua Barat turun dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan peringkat Papua Barat Daya tetapi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Wacana DOB Kabupaten Mare, Pj Bupati Maybrat Diminta Fokus Tugas Utamanya

Papua Barat

Dinilai Layak Pimpin Dispora PB, Samy Saiba: Serahkan pada Tuhan dan Bapak Gubernur

MANOKWARI

Lepas Sambut Tahun Baru Bupati Manokwari Tekankan Profesionalisme ASN

MANOKWARI

Diduga Terjadi Penggelembungan Suara di Fak-fak, KPU Papua Barat Tunda Pleno Rekapitulasi 

MANOKWARI

Manokwari Perkuat Birokrasi untuk Pelayanan Publik Lebih Optimal

MANOKWARI

UNIPA dan UNCRI Dukung Pemda Manokwari Sediakan Pendidikan Gratis
Ketua DPD Golkar Kabupaten Bintuni, Yohanis Manibuy (Anisto) saat menyerahkan dokumen pengajuan bacaleg ke KPU setempat (Foto : Istimewa)

Papua Barat

Seruan “Anisto Bupati” menggema Saat Pendaftaran Bacaleg Partai Golkar

MANOKWARI

Sejumlah Ormas dan Mahasiswa di Manokwari Tolak Keras Kehadiran Organsiasi Separatis