MANOKWARI, Kumparanpapua.com– Bakal Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat periode 2026–2030, Yosias Saroy, menyatakan kesiapannya menghadapi Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat yang dijadwalkan berlangsung besok.
Hal itu disampaikan Yosias Saroy saat memberikan keterangan kepada awak media terkait persiapan dirinya bersama tim pendukung, Rabu (16/9/2026).
“Pada prinsipnya, kami sudah siap bersama teman-teman pimpinan cabang olahraga (cabor) dan tim yang telah bekerja mempersiapkan segala sesuatu, termasuk administrasi yang menunjang pelaksanaan Musorprovlub besok,” ujarnya.
Menurut Yosias, dukungan dari cabor-cabor yang telah bergabung saat ini menjadi bagian dari kekuatan timnya. Sementara itu, sejumlah cabor baru masih menunggu pengakuan resmi melalui rapat pleno atau paripurna yang akan dilaksanakan oleh pimpinan KONI Papua Barat terpilih.
“Cabor-cabor yang baru harus menunggu keputusan pimpinan definitif. Mereka perlu melalui mekanisme rapat pleno atau paripurna agar dapat diakui secara resmi di KONI Papua Barat. Dengan demikian, mereka belum memiliki hak untuk bergabung dalam musyawarah luar biasa ini,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh tim pendukung dan cabor yang telah memberikan dukungan untuk tetap solid hingga pelaksanaan Musorprovlub selesai.
“Saya berharap teman-teman yang sudah ada tetap solid dan tidak ke mana-mana. Kita harus tetap menjadi satu kesatuan agar pelaksanaan besok dapat berjalan baik dan menghasilkan sesuatu yang memuaskan,” katanya.
Yosias mengibaratkan kekuatan timnya seperti rumah kaki seribu yang memiliki banyak tiang penyangga dan saling menopang. Menurutnya, setiap cabor merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun kekuatan bersama.
Terkait kelengkapan administrasi pendaftaran, Yosias menyampaikan pihaknya masih menunggu proses penerimaan berkas dari KONI Papua Barat. Ia berharap seluruh proses tersebut dapat diselesaikan dengan cepat.
Lebih lanjut, Yosias mengimbau masyarakat di Kota Manokwari dan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban umum selama pelaksanaan Musorprovlub.
“Kita berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sukses. Apabila ada pihak yang ingin menyampaikan aspirasi, silakan dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat lainnya,” tuturnya.
Ia menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, hak tersebut harus dilaksanakan dengan tetap menghormati ketertiban dan kepentingan orang lain.
Sebagai tuan rumah, Yosias mengajak seluruh pihak menjaga sikap saling menghormati serta menghindari pernyataan yang dapat menyinggung perasaan pihak lain.
“Kita berada di Kota Injil dan menjadi tuan rumah bagi semua pihak yang datang ke provinsi ini. Karena itu, mari kita saling menghargai dan menghindari bahasa-bahasa yang dapat menyinggung perasaan orang lain,” ajaknya.
Ia menambahkan, pembangunan Papua Barat membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk insan olahraga. Menurutnya, setiap cabor memiliki pengetahuan teknis dan gagasan yang penting untuk memajukan olahraga di daerah.
“Kita membutuhkan kerja sama semua cabor dengan ide dan gagasan mereka untuk membangun olahraga Papua Barat. Harapannya, olahraga semakin maju, mampu mengangkat martabat dan jati diri daerah, serta memberikan ruang bagi generasi emas Papua untuk berkembang dan berprestasi,” pungkasnya. (KP/03)















