Home / MANOKWARI / Papua Barat

Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:41 WIB

Tingkatkan Pengawasan Partisipasi Dalam Pilkada 2024, Bawaslu Manokwari Gelar Sosialisasi

MANOKWARI , Kumparanpapua.com – Bawaslu Kabupaten Manokwari melaksanakan Sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari Tahun 2024 di Oriestom Bay Hotel Manokwari, Kamis ( 24/10/2024).

Adapun Narasumber kegiatan sosialisasi ini terdiri dari 3 orang yaitu dari: Bawaslu Provinsi Papua Barat, Bawaslu Kabupaten Manokwari, KPU Kabupaten Manokwari .

Kordif P2H Bawaslu Provinsi Papua Barat, Menahen Sabarofek saat membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan bahwa peran penting dan partipisipasi dari seluruh masyarakat sangat penting demi keberlangsungan dari Pemiu ini .

” Pemilu tahun 2024 ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tanggung jawab secara bersama-sama “.

Pihaknya berharap melalui kegiatan sosialisasi ini kiranya bisa saling berdiskusi dengan baik demi memastikan perkembangan Tahapan Pilkada yang sudah sementara berlangsung dan juga dipastikan tahapan pilkada ini berjalan sesuai dengan tahapan perundang-undangan.

Senada dengan itu Kordiv HP2H Bawaslu Manokwari, Yustinus Maturan dalam sambutannya mengatakan bahwa landasan hukum pelibatan stakeholder dalam pengawasan tahapan pilkada itu melibatkan masyarakat secara umum, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh pemuda hingga insan pers, merupakan poros penting untuk melakukan pengawasan secara mandiri. Itu tertuang dalam Peraturan Bawaslu nomor 1 tahun 2022 dan juga Perbawaslu nomor 2 tahun 2023. Tujuannya untuk menjaga integritas penyelenggaraan pilkada.

Baca Juga :  Wakapolda Papua Barat Soroti Disiplin Anggota hingga Respons Cepat Pelayanan Publik

“Keterlibatan masyarakat sipil, media dan partai politik harus berkolaborasi melakukan pengawasan , hasil akhir yang kita inginkan adalah bisa mewujudkan pilkada yang berkualitas dan terkait dengan itu ada ruang yang harus kita sepakati untuk di awasi seperti netralitas ASN atau isu sara dan lainnya,”

Lanjut Maturan menyebut bahwa pihaknya telah menerima 1 laporan dugaan pelanggaran pilkada dan menemukan 3 dugaan pelanggaran pilkada.

Pihaknya berharap, seluruh elemen masyarakat lebih berani melaporkan segala bentuk dugaan pelanggaran pilkada ke Bawaslu, sehingga penindakan dapat dilakukan secara berjenjang.

“Jadi sosialisasi ini untuk membangun keberanian semua pihak, guna mewujudkan pilkada yang adil, transparan dan berkualitas” .

Pada kesempatan yang sama Bernard Menanti selaku Ketua Panitia Sosialisasi dalam laporannya menjelaskan bahwa Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 Bawaslu Manokwari mengacu pada Perbawaslu No.2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif.

Pengawasan partisipatif diselengarakan sebagai bentuk pendidikan politik, kepemiluan, dan kelembagaan pengawas pemilu bagi masyarakat. Penciptaan kader dan tokoh penggerak pengawasan pernilu atau pemilihan dan model serta motode pengawasan pemilu yang efektif dan sistematif disesuaikan dengan kebutuhan pengawawasan penyelenggaraan.

Baca Juga :  ESI Papua Barat Dukung Penuh Budi Gunawan Kembali Jabat Ketua  Umum PB-ESI

Pada program pengawasan partisipatif yang diatur dalam Perbawaslu No 2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif menyebutkan bahwa terdapat 6 program pengawasan partisipatif yaitu Pendidikan pengawas partisipatif, Forum warga pengawasan partisipatif, Pojok pengawasan, kerjasama dengan perguruan tinggi, kampung pengawasan partisipatif, dan komunitas digital pengawasan partisipatif.

Menurutnya, Pelaksanaan Pengawasan Pemiilihan Kepala Daerah tahun 2024 tidak terlepas dari Peran serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Media Massa dalam membentuk tatanan politik yang baik dan sistim demokrasi yang sehat agar Pilkada Tahun ini terhindar dari praktik kecurangan disetiap tahapan.

Adapun Sasaran Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari Tahun 20204 ini sebanyak 45 Orang yang berasal dari Tokoh Masyarakat 10 Orang, Tokoh Agama 5 Orang, Tokoh Perempuan 10 Orang, Organisasi Kemasyarakatan 10 Orang, dan Media Masa 10 Orang. (KP/03)

Share :

Baca Juga

Papua Barat

Dinilai Layak Pimpin Dispora PB, Samy Saiba: Serahkan pada Tuhan dan Bapak Gubernur

MANOKWARI

Pertumbuhan Ekonomi Papua barat semester I Tahun 2025 Capai 11.11 Persen

MANOKWARI

Manokwari Tetapkan KUA-PPAS APBD 2026, Prioritaskan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD

MANOKWARI

Rosalina Sattu Terpilih Menjadi Ketua IPT Manokwari Periode 2025-2028 

MANOKWARI

Perkuat Ajang Silahturahmi, Bupati Hermus Safari Ramadhan Bersama Pangdam XVIII/Kasuari 

MANOKWARI

Ketum DPP LDII: Umat Islam Bersyukur Indonesia Merdeka dan Memiliki Pancasila

MANOKWARI

Toko Adat Amban Pantai Imbau Warga Tolak Aktivitas Yang Bertentangan dengan NKRI

MANOKWARI

Semangat Personel Papua Barat Warnai Peringatan HUT ke-80 Korps Brimob