Home / Papua

Kamis, 10 Agustus 2023 - 22:06 WIB

Sebanyak 447 WBP di Lapas Kelas IIA Abepura Diusulkan Terima Remisi pada HUT RI Ke-78

Kalapas Kelas II A Abepura, Jayapura, Sulistyo Wibowo (Foto : KP04/Kumparanpapua.com)

Kalapas Kelas II A Abepura, Jayapura, Sulistyo Wibowo (Foto : KP04/Kumparanpapua.com)

JAYAPURA,Kumparanpapua.com – Pada Agustus 2023 , Sebanyak 447 narapidana di Lapas kelas II A, Abepura diusulkan menerima remisi.Hal ini disampaikan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Abepura, Sulistyo Wibowo, Kamis (10/8/2023).

Dikatakannya, total narapidana yang ada di Lapas Abepura saat ini sebanyak 606 orang.

Dari jumlah yang ada yang diusulkan hanya 447 orang, sementara 159 lainnya tidak diusulkan. Hal itu disebabkan karena 77 orang masih status pelanggaran, sementara 82 lainnya tidak memenuhi syarat subtantib dan administrasi.

“Kalau total keseluruhan WBP dilapas Abepura sebanyak 804 orang, 606 Narapidana, ditambah 198 orang tahanan,” jelasnya.

Untuk pengumuman remisi akan dilakukan pada puncak perayaan HUT RI ke 78 oleh Kakanwil Kemenkumham Papua.

Dengan melihat jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) keseluruhan, yakni 804 orang. Sesungguhnya sudah melebihi kapasitas, namun berbagai langkah telah dilakukan oleh pihak Lapas Abepura selama ini sehingga walaupun dengan kondisi itu, para WBP tetap merasa nyaman.

Baca Juga :  Hari Statistik Nasional, BPS Papua Barat Gelar Pangan Murah dan Donor Darah

“Kalau sesuai dengan kapasitas Lapas Abepura hanya bisa menampung 600 orang, tapi karena tahun ini mengalami kenaikan sehingga sedikit mengalami over kapasitas,” ungkapnya.

*Warga Binaan Pemasyarakatan Bertambah diTahun Ini*

Sulistyo menambahkan jika dilihat dari total keseluruhan WBP, di tahun ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

“Tahanan yang paling banyak itu pencurian, yang lainnya hampir sama,” tambahnya.

Dia berujar dengan banyaknya WBP yang ada, berbanding jauh dengan jumlah SDM yang ada di Lapas Abepura. Namun kondisi itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada WBP.

Baca Juga :  Menteri Hukum dan HAM Resmikan Politeknik Pengayoman Indonesia

“Kalau dilihat dari jumlah petugas piket setiap pagi yang jaga hanya 10 orang, jadi kalau dikalkulasikan dengan jumlah WBP, berarti setiap petugas harus menjaga 80 WBP, hal ini cukup menguras tenaga,”jelasnya.

Dan dalam rangka meningkatkan SDM di Lapas Abepura memang ini bukanlah hal mudah, tapi pihaknya tetap terus berbenah guna mencapai suatu tujuan yang lebih baik.

“Kendala pasti ada, tapi kami terus membangun semangat sehingga narapidana ini tetap mendapatkan kelayakan,” ungkapnya.

Dirinya berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar pembenahan Lapas Abepura semakin mengalami peningkatan.

“Kami sangat berterima kasih dengan masyarakat, serta pemerintah karena mereka terus memberikan dukungan kepada kami,” pungkasnya. (KP/04)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Cari Bukti Petunjuk, Polresta Lakukan Olah TKP di Lokasi Kebakaran Seputaran Pasar Youtefa

Jakarta

Billy Mambrasar Apresiasi Presiden Prabowo: Dana Otsus Papua Naik Rp12,6 Triliun dan Provinsi Papua Utara Resmi Dirancang 2026

MANOKWARI

Kesiapan Paskibra Papua Barat Capai 65 Persen, Latihan Bersama TNI-Polri Dimulai
Caption Foto ; Johannes Rettob dan Silvi Herawaty Saat Meninggalkan Ruang Sidang, Usai Mendengan Pembacaan Putusan Sela, di PN Jayapura, Selasa (27/6). (KP_04)

Papua

Majelis Hakim PN Jayapura Tolak Eksepsi Rettob 

Papua

PJ Bupati Jayapura Himbau Warga Pasang Penerangan dan Aktifkan Pengamanan Lingkungan

MANOKWARI

Festival Budaya Flobamora Perdana Digelar di Manokwari

Papua

Ketua DAP Teluk Bintuni Imbau Warga Jaga Kamtibmas Jelang Akhir Tahun

MANOKWARI

Polresta Manokwari Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan Doa Bersama