Home / Papua Barat

Jumat, 26 Mei 2023 - 12:45 WIB

Pra Mubes III Suku Besar Kuri Wamesa, Armando Harap Tidak Bermuatan Politik

MANOKWARI,Kumparanpapua.com- Pemuda Suku Kuri Wamesa, Armando R. Idorway menyatakan keikutsertaannya pada Mubes dan Pra Mubes III Suku Kuri Wamesa Kabupaten Teluk Bintuni dan Provinsi Papua Barat baru-baru ini di Bintuni, bukan tanpa alasan.

Menurut Armando, ada dua hal yang menjadi alasan kuatnya untuk hadir sebagai anak adat dalam kegiatan itu.

“Pertama, kami dari Manokwari ke Bintuni hadir untuk bawa aspirasi keluarga tentang hak dasar tanah adat Sumuri yang digunakan bersama 19 marga yang buat kesalahan dari tahun 1969. Kedua, saya wajib ikut sebagai anak adat karena tidak ada muatan politik sama sekali,” jelasnya kepada media ini di Manokwari, Kamis (25/5).

Armando mengatakan, ada dua agenda besar dalam kegiatan di Bintuni, yaitu Mubes Kuri Wamesa Kabupaten Teluk Bintuni dan Pra Mubes III Suku Besar Kuri Wamesa Papua Barat.

“Kita bahas tentang pemilihan pengurus untuk suku Kuri Wamesa di Teluk Bintuni, namun karena sebagian masyarakat adat tidak hadir maka poin itu ditiadakan dan agenda kedua Pra Mubes III yang dibahas dalam pembagian empat komisi,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Teluk Wodama Sediakan Lahan dan Bangunan Untuk SAR

Lebih lanjut kata Armando, sejumlah Rekomendasi yang telah disempurnakan oleh tim formatur, diantaranya adalah hak-hak tanah adat suku Kuri Wamesa dan Pengembangan sumberdaya manusia khususnya bagi generasi muda yang akan datang.

“Jadi rekomendasi dukung salah satu Bupati atau Gubernur tidak ada sama sekali. Dalam sejumlah komentar di beberapa group sosial media baik mereka yang ada di bintuni maupun luar bintuni dan tidak hadir dengan alasan mendadak. Menurut saya itu salah, seharusnya mereka hadir untuk mendengarkan secara langsung. Jadi tidak ada sama sekali muatan politik, tapi kita bahas masa depan dua suku besar Kuri Wamesa,” terangnya.

Sebagai anak muda dari anak adat Suku Kuri Wamesa, Armando mengajak seluruh masyarakat adat Suku Kuri Wamesa untuk satu visi dalam membangun masyarakat adat.

Baca Juga :  Tahun Ini Perpanjangan Runway Bandara Rendani Menjadi 2300 Meter

“Bapa mama, Kaka Ade sebagai anak asli jangan kita pandang dari satu sisi sebagai kepentingan politik tapi kita jadikan sebagai kemajuan untuk masa depan kedua suku besar dari kepala air sampai muara. Beda pendapat boleh, tapi tetap kita sehati dan sepikir bangun kita punya masyarakat adat. Kuri Wamesa Bangkit,” harapnya.

Dalam rekomendasi itu juga, permintaan masyarakat adat dalam hal ini Ketua LMA Suku Kuri dan Ketua LMA Suku Wamesa meminta agar Mubes III tetap digelar di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Itu rekomendasi dari hasil Pra Mubes III kemarin. Tentunya masih dalam pertimbangan. Dan akan lebih jelas lagi oleh Ketua Panitia Mubes III Suku Besar Kuri Wamesa, Kaka Dominggus Urbon,” tandasnya.(KP/02)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Kukuhkan Organisasi Profesi Analis Hukum, Menkumham: Kembalikan Wibawa Hukum di Tengah Masyarakat

MANOKWARI

Ramadhan 2025, Bupati Manokwari Serukan Persatuan dan Keberagaman

MANOKWARI

Buka Lomba Cipta Menu B2SA dan Tari Tradisional, Bupati Dorong Kreatifitas Menu Lokal dan Budaya

MANOKWARI

PBH Peradi Dipercaya Tangani Bantuan Hukum Gratis di PN Manokwari

MANOKWARI

Ganti Rugi Lahan Jadi Prioritas: Pemkab Manokwari Fokus Tuntaskan Sengketa Pasar Wosi dan Sanggeng

MANOKWARI

Raperda Perpustakaan Daerah, Satu-Satunya Raperda Inisiatif DPR Papua Barat dalam Perubahan APBD T.A 2023

MANOKWARI

Festival Mama-Mama Kreatif: Panggung Perempuan Papua Tunjukkan Karya dan Ketangguhan

MANOKWARI

Peringati HUT RI Ke-78 Tahun 2023, Pemkab Manokwari Lakukan Aksi Bersih