Home / MANOKWARI / Papua Barat

Senin, 30 Oktober 2023 - 20:45 WIB

Peserta RAKERNAS LPPN dan LPPD Se-Indonesia Diharapkan Berikan Kontribusi Pelaksanaan Pesparawi Berikutnya

MANOKWARI,Kumparanpapua.com– Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional ( LPPN) dan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Se- Indonesia Tahun 2023 dipusatkan di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag Republik Indonesia, Jeane Marie Tulung dan akan berlangsung selama tiga hari di Aston Niu Hotel, Jl. Drs. Esau Sesa Manokwari, senin (30/10/2023).

Rakernas tersebut di hadiri oleh Staf Direktorat jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Pengurus LPPN dan 36 LPPD seluruh Indonesia.

Penjabat Gubernur Papua Barat yang diwakili Asisten III bidang administrasi Umum Otto Parorongan mengatakan, Provinsi Papua Barat sebagai tuan rumah dan Rakernas dan Pesparawi Nasional 2025 memiliki 10 program bidang keagamaan, Salah satunya adalah peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan umat beragama, dan meningkatkan sarana prasarana keagamaan di Papua Barat.

Baca Juga :  Manokwari dan Pegaf Serahkan Laporan Keuangan 2025 ke BPK, Transparansi dan Kualitas Jadi Sorotan

Pihaknya berharap Rakernas di Papua Barat dapat menghasilkan keputusan penting dan bermanfaat bagi perkembangan Pesparawi di Indonesia, dan ajang tersebut diharapkan bermanfaat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Selain itu pula, pihaknya mengimbau untuk menjaga kemanan, ketertiban dan ketentraman selama berlangsungnya Rakernas LPPN dan LPPD di Manokwari.

Sementara itu, Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama Republik Indonesia Mengatakan Jeane Tulung mengatakan Pesparawi Nasional harus tetap di lanjutkan, dalam munas Pesparawi Nasional di Jogja memutuskan bahwa Papua Barat sebagai tuan rumah pesparawi nasional ke 14 tahun 2025 mendatang.

Menurutnya, Pesparawi Nasional sebagai Sarana efektif dalam pembinaan mental dan spiritual umat kristen, meningkatkan persaudaraan, dan mutu paduan suara serta akan menjadi sarana untuk menghadapi persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional tahun 2025 di Manokwari.

Kepada peserta pihaknya berharap agar dapat memberikan kontribusi positif untuk penyelenggaraan Pesparawi nasional yang ke14 tahun 2025 dan menjadi ajang evaluasi pelaksanaan Pesparawi 13 di Jogjakarta.

Baca Juga :  Bupati Hermus Jawab Pandangan Fraksi DPRK Manokwari soal Empat Ranperda Non-APBD 2025

Pada kesempatan yang sama, bupati Manokwari dalam sambutannya yang dibacakan oleh sekda Manokwari, drg. Henry Sembiring menyampaikan ucapan selamat datang kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI beserta rombongan dalam rangka melaksanakan Rakernas LPPN dan LPPD Se- Indonesia tahun 2023.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya juga ingin mengucapkan selamat datang kepada para Rakernas LPPN dan LPPD se-indonesia dari berbagai daerah. Selamat datang di kota Injil Kabupaten Manokwari, semoga kehadiran bapak dan ibu akan membawa berkat dan perubahan pembangunan bagi tanah Papua” Harapnya.

” Selamat melaksanakan rakernas, semoga dalam penyusunan program kerja, hendaknya menghasilkan program-program kerja yang mempunyai visi yang dapat dilaksanakan untuk mewujudkan misi yang telah ditetapkan” Tandasnya.(KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Optimalisasi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Manokwari Bersama Insan Pers Gelar Diskusi

MANOKWARI

Mahasiswa UNCRI Olah Rumput Laut Pantai Petrus Kafiar Jadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan

MANOKWARI

Lantik Ketua dan Wakil Ketua STT Erikson Tritt Manokwari, Bupati Minta Daya Saing di Sektor Pendidikan Ditingkatkan

MANOKWARI

Resmikan SPBU DODO, Bupati Harap Kebutuhan BBM Nelayan di Manokwari Terpenuhi

MANOKWARI

RAKORDA DPD Partai Golkar Papua Barat, Pj Gubernur Titipkan Ini!

MANOKWARI

Mugiyono: PGRI Harus Hadir hingga Tingkat Sekolah, Demi Pendidikan Merata

MANOKWARI

Hasilkan Data Akurat, Dinas Gelar Sinkronisasi Data Statistik Perkebunan ATAP 2022

MANOKWARI

Penilaian Kompetensi Kunci Promosi dan Mutasi di Kemenkum