Home / MANOKWARI / Papua Barat

Kamis, 9 Januari 2025 - 20:44 WIB

Kesbangpol Papua Barat : Penetapan Calon DPRP Selesai , Masyarakat Diharao Terima Keputusan

MANOKWARI , Kumparanpapua.com – Pleno terkait penetapan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat periode 2024-2029 telah dilaksanakan pada Rabu (8/1/2025) sore jelang malam.

Pansel memutuskan 27 nama yang akan mengikuti tes lanjutan untuk memilih sembilan calon yang akan memperjuangkan aspirasi masyarakat adat dari dua wilayah, Doberay dan Bomberay, selama lima tahun ke depan di DPR Papua Barat.

Acara tersebut diikuti dengan diskusi antara anggota panitia seleksi (Pansel) dan ketua untuk mensinkronkan pendapat.

Hasil pleno yang disepakati telah diumumkan dan disampaikan kepada masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat, Dr. Ir. Rosa M. Thamrin Payapo, MH, yang didampingi oleh anggota panitia seleksi Isak SK Mansawan, Yuliana Numberi, Toman E. L. Ramandey, dan Otto Parorongan, mengungkapkan bahwa hasil pleno tersebut merupakan yang terbaik bagi Provinsi Papua Barat.

“Diharapkan masyarakat dapat menerima keputusan ini dengan baik,” ujar Payapo kepada wartawan di Kantor Kesbangpol Papua Barat, Rabu (8/1/2024) malam.

Baca Juga :  Pilkada 2024, Komnas HAM Harap Kelompok Rentan Mendapatkan Sosialisasi 

Pansel mengumumkan hasil pleno yang terkait dengan penetapan calon anggota DPRP Papua Barat sesuai dengan kuota wilayah adat Doberay dan Bomberay, yang mencakup tujuh daerah pengangkatan.

 

“Keputusan yang diambil pansel merupakan yang terbaik, karena sudah melalui musyawarah yang matang. Semua anggota pansel sepakat bahwa keputusan ini adalah keputusan yang terbaik,” jelas Payapo.

Ia juga menekankan bahwa seleksi dilakukan berdasarkan kompetensi dasar dengan penilaian yang objektif dan tanpa ada unsur rekayasa.

“Penilaian bukan hanya berdasarkan nilai tes, tetapi juga dokumen-dokumen yang disampaikan oleh peserta. Dokumen yang tidak memenuhi syarat akan digugurkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rosa menyoroti pentingnya keabsahan dokumen peserta seleksi, termasuk rekomendasi dari Dewan Adat.

Ia menjelaskan bahwa ada calon yang tidak mendapatkan rekomendasi dari Dewan Adat setempat dan malah menggunakan rekomendasi dari wilayah lain, yang merupakan pelanggaran fatal dalam proses seleksi.

“Saya melihat ada calon yang memiliki nilai tinggi namun terpaksa digugurkan karena masalah administrasi. Tidak hanya nilai yang menjadi pertimbangan, tetapi juga kelengkapan dokumen yang diserahkan,” katanya.

Baca Juga :  Awali Pembangunan Monumen IS Kijne, Hermus Tegaskan Pentingnya Merawat Sejarah Papua

 

Di tempat yang sama anggota Pansel Toman E.L. Ramandey juga menjelaskan bahwa meskipun jadwal pengumuman sempat mengalami keterlambatan akibat libur Natal, proses seleksi berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Kami mengirimkan surat kepada KPU dan Lapas untuk memastikan status para calon, karena kami membutuhkan informasi yang valid dari lembaga terkait. Oleh karena itu, pengumuman ini sedikit terlambat,” tutur Toman.

Dalam rapat pleno yang digelar mulai tanggal 7 hingga 8 Januari 2024, pansel memastikan bahwa seluruh persyaratan telah dipenuhi calon anggota DPRP yang telah terpilih.

Ia menutup dengan harapan bahwa hasil seleksi ini dapat membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Papua Barat.

Pengumuman resmi kepada masyarakat Provinsi Papua Barat mengenai hasil pleno ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas terkait proses seleksi anggota DPRP Papua Barat periode 2024-2029. (KP/03)

Share :

Baca Juga

MANOKWARI

Cuti Kampanye, Hermus Indou Serahkan SK Plt Bupati Manokwari Kepada Edi Budoyo

MANOKWARI

Tingkatkan Layanan Pendidikan di Papua Barat Infid Gelar Dialog Multipihak

MANOKWARI

Gempabumi Jayapura, Pemda Manokwari Berdonasi

MANOKWARI

Pemerintah Kabupaten Manokwari Optimis Percepatan Pembangunan dengan Program Strategis

MANOKWARI

BERBUDi Belum Bentuk Tim Group Media Sosial

MANOKWARI

Kanwil Kemenkumham Papua Barat Tandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas dan Perjanjian Kinerja 2025 Secara Digital

Papua Barat

Pimpin LMA Papua Barat Daya, George Dedaida Segera Konsolidasi Organisasi

MANOKWARI

Kepala Suku Irarutu Imbau Warga Teluk Bintuni Jaga Keamanan Menjelang 1 Desember